Pikiran Rakyat
USD Jual 14.075,00 Beli 14.173,00 | Cerah berawan, 31.4 ° C

Tren Pernikahan Dini Kini Bergeser ke Perkotaan

Yusuf Wijanarko
Keluarga muda.*/DOK. PR
Keluarga muda.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).-  KPAID (Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah) Jawa Barat menilai pernikahan dini merupakan fenomena dan fakta yang harus disikapi bersama khususnya bagi pemerintah masyarakat dan keluarga.

Dalam perkembangan terbarunya, telah terjadi pergeseran tren. Pernikahan dini yang biasa terjadi di pinggiran kota, kini merambah ke tengah kota.

Menurut Ketua Tim Rintis KPAID Jawa Barat Ahmad Al-Fadil, pernikahan dini di kota besar disebabkan anak muda yang tidak bisa memilah dan memilih pergaulan di lingkungannya. Pernikahan dini juga merupakan salah satu faktor penyebab kekerasan terhadap anak.

"Usia remaja yang belum matang dan belum mapan dari segi ekonomi dan sosial dan bagaimana untuk mengasuh  anak menjadi faktor terjadinya tindakan kekerasan terhadap anak," jkata Ahmad Al-Fadil dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Rabu 19 Desember 2018.

Ahmad Al-Fadil mengatakan, terdapat empat kota maupun kabupaten yang warganya paling banyak melakukan pernikahan dini. Menurut data yang dimilikinya, Ahmad Al-Fadil menyebut, pada 2017 jumlah pernikahan dini mencapai 26% dan naik 7-10% pada 2018.

"Indramayu, Karawang, Subang, Cianjur dan Bandung Barat. Itu zona yang paling banyak terjadi pernikahan dini, dari tahun 2017 daerah tersebut masih tinggi," ujarnya.

Dari jumlah tersebut, yang paling banyak menjalani pernikahan dini adalah perempuan pada rentang usia 15 hingga 20 tahun. Padahal, Undang-Undang Pernikahan mengatur minimal usia pernikahan yakni 21 tahun.

Pada Rabu 19 Desember 2018, KPAID Jawa Barat juga menggelar Diskusi Pernikahan Dini dan Upaya Perlindungan Anak yang dilaksanakan di Gedung BKM Jabar, Jalan Burangrang, Kota Bandung.

Dalam kegiatan itu, mayoritas peserta yang hadir yakni siswa SMP-SMA dan beberapa persatuan guru. Pembicara dalam diskusi ini adalah KPI Pusat, Psikolog anak dan tokoh agama.***

Bagikan: