Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 22.7 ° C

Inneke Koesherawati: Beb, Tolong Carikan Triton

Yusuf Wijanarko
ISTRI Fahmi Darmawansyah, Inneke Koesherawati menjadi saksi di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan RE Martadinata Rabu 19 Desember 2018.  Dia dimintai keterangan dalam kasus suap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
ISTRI Fahmi Darmawansyah, Inneke Koesherawati menjadi saksi di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan RE Martadinata Rabu 19 Desember 2018. Dia dimintai keterangan dalam kasus suap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Inneke Koesherawati menyampaikan kesaksian terkait kasus yang menjerat suaminya, Fahmi Darmawansyah. Saat dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu 18 Desember 2018, Inneke Koesherawati menyebut suaminya terlalu baik sehingga mudah memberikan barang kepada seseorang.

"Karakter suami saya seperti itu Yang Mulia. Beliau terlalu baik. Jika ada yang berbuat baik kepada dia, dia akan berbuat lebih baik," kata Inneke Koesherawati menjawab pertanyaan hakim Sudira.

Hakim pun menanyakan apa kebaikan Wahid Husein, mantan kalapas Sukamiskin, sehingga Fahmi Darmawansyah berani memberikan barang-barang mewah.

Menurut Inneke Inneke Koesherawati, suaminya menderita penyakit diabetes bahkan sempat dua kali menjalani operasi di Rumah Sakit Hermina, Arcamanik. Setelah itu, Fahmi Darmawansyah harus mengonsumsi obat-obatan.

"Yang saya tahu, pak Wahid ini baik sekali. Dia memberikan perhatian lebih ke suami saya. Dia juga tahu kalau suami saya menderita diabetes," kata Inneke Koesherawati seperti dilaporkan Galamedianews.

Bentuk perhatian lain dari Wahid Husein, ujarnya, dia kerap membawakan suaminya makanan. Bahkan soal obat, Wahid Husein kerap membantu menyediakan.

"Jadi, jasanya banyak. Suami saya sakit, Pak Wahid selalu memperhatikan. Bahkan kalau sudah makan di luar, pak Wahid suka membawakan soto untuk suami saya," ujar Inneke Koesherawati.

Karena itu, Inneke Koesherawati tak berpikir panjang dan menaruh curiga ketika suaminya meminta dicarikan mobil untuk kemudian diberikan kepada Wahid Husein.

"Beb, tolong carikan Triton 4x4. Otomatis saya tanya suami, buat siapa? Dia jawab buat ngasih Pak Wahid. Saya cuma ibu rumah tangga biasa, tidak tahu hukum. Jadi, saya pikir ini mungkin untuk membalas kebaikan Pak Wahid kepada suami saya. Akhirnya mobil itu saya carikan," ujar Inneke Koesherawati.

Fahmi Darmawansyah yang menghuni Lapas Sukamiskin dan berstatus sebagai terpidana korupsi dana proyek Bakamla diduga menyuap Wahid Husein untuk mendapatkan sejumlah fasilitas dan kemudahan keluar-masuk lapas.

Berdasarkan dakwaan jaksa pekan lalu, Fahmi Darmawansyah diduga telah memberikan satu unit mobil double cabin Mitsubishi Triton, sepasang sepatu boot, sepasang sendal merek Kenzo, tas merek Louis Vuitton, dan uang Rp 39,5 juta kepada Wahid Husein.

Semua fasilitas itu diberikan lewat Andi Rahmat, terpidana kasus pembunuhan yang menjadi "kaki tangan" Fahmi Darmawansyah selama menghuni Lapas Sukamiskin. Andi Rahmat turut dijerat KPK dan menjadi terdakwa dalam berkas berkas terpisah.***

Bagikan: