Pikiran Rakyat
USD Jual 14.240,00 Beli 13.940,00 | Sedikit awan, 22.5 ° C

Mulai Januari, Bayar Pajak Kendaraan Cukup di Minimarket

Novianti Nurulliah
ILUSTRASI bayar pajak.*/PR
ILUSTRASI bayar pajak.*/PR

BANDUNG,(PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kemudahan pelayanan pembayaran pajak kendaraan melalui gerai atau toko ritel terkemuka mulai Januari 2019. Masyarakat tidak perlu lagi mendatangi kantor Samsat untuk membayat pajak kendaraan, melainkan ke warung serba ada bahkan platform belanja online ternama yang telah bekerja sama dengan pemprov Jabar.

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil mengatakan hal itu merupakan terobosan yang akan dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

"Untuk Bapenda, per Januari pajak kendaraan bisa di Alfamart, Indomaret, Bukalapak. (Untuk pengiriman dokumen) sedang dipersiapkan pengirimannya lewat TIKI, Pos dan Go send dokumennya bagi yang sudah melakukan pembayaran via minimarket dan online,"ujar Ridwan Kamil usai memimpin rapat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 17 Desember 2018.

Saat ini, tambah Ridwan Kamil, pihaknya tengah memproses perjanjian kerja sama dengan penyedia jasa pengiriman dokumen. "Untuk yang ngirimnya masih MoU, saya kejar dalam dua minggu ini (beres)," ucap Ridwan Kamil. 

Ridwan Kamil menjelaskan, pembayaran melalui minimarket tersebut minimal jadi bagian dari reformasi digital dalam bidang pelayanan. "Suatu hari Samsat keren kalau enggak ada orang (antre bayar pajak), tapi urusan beres duit masuk," tuturnya.

Menurut Ridwan Kamil hal ini penting karena menyangkut warga. Ridwan Kamil menegaskan warga harus tahu dengan kemudahan pelayanan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak Tokopedia, Buka Lapak, Alfamart dan Indomart agar masyarakat bisa membayar pajak kendaraan di sana, melalui sebuah aplikasi yang memungkinkan untuk melakukan pembayaran pajak di sana. Diharapkan nanti seminimal mungkin ke Bapenda itu non tunai.

Terkait jumlah gerai, pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi yang akan dioptimalkan dalam waktu dua minggu kedepan, untuk kerjasama termasuk dengan pembuatan apliaksinya. Dengan demikian diharapkan persiapan lebih matang, proses implementasinya nanti tidak banyak kendala.

"Pembayaran ini belajar dengan pembayaran pajak via atm, Alhamdulillah berjalan dengan baik. Sekarang dilanjut via minimarket dan platform belanja online dan ini pertama di Indonesia," tutur dia.***

 

 

Bagikan: