Pikiran Rakyat
USD Jual 14.240,00 Beli 13.940,00 | Sedikit awan, 23.6 ° C

Bakar Ban untuk Penerangan, Warga Gotong Royong Bersihkan Longsor Tengah Malam

Hendro Susilo Husodo
Gotong Royong/HENDRO SUSILO HUSODO/PR
Gotong Royong/HENDRO SUSILO HUSODO/PR

NGAMPRAH, (PR).- Dengan penerangan seadanya, warga bersama relawan dan aparat bergotong-royong membersihkan material longsor yang menimbun Jalan Ciputri di Kampung Sukarame, RT 3 RW 3, Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu 15 Desember 2018 malam. 

Jalan penghubung tiga desa di Lembang, yang juga dapat menembus ke daerah Dago di Kota Bandung itu sempat tertutup tanah longsor sejak Sabtu petang. Akses warga pun sempat terputus, sehingga warga harus memutar lewat jalan yang lain sejauh sekitar lima kilometer.

Jalan yang tertimbun longsor baru terbuka kembali pada Minggu 16 Desember 2018 dini hari. Puluhan masyarakat dari tiga desa, yaitu Desa Langensari, Wangunharja, dan Cikidang bahu-membahu bersama petugas kecamatan, BPBD Kabupaten Bandung Barat, dan TNI/Polri untuk membersihkan longsor.

Kasi Trantibum Kecamatan Lembang Amas Winata mengatakan, tanah yang longsor itu berasal dari tebing setinggi tujuh meter. Longsoran tanag menutup Jalan Ciputri selebar lima meter dan sepanjang 10 meter. Tidak ada korban dalam kejadian longsor tersebut. 

"Memang lokasi di sini adalah daerah langganan longsor setiap kali musim hujan. Sabtu sore itu hujan cukup lebat, ditambah di atas tebing tidak ada pepohonan yang mampu menahan resapan air. Jadi, tanahnya longsor ke jalan," katanya. 

Dia menyatakan, material longsor yang menutup jalan hingga setinggi dua meter segera disingkirkan secara bergotong-royong. Pasalnya, jalan itu merupakan satu-satunya akses terdekat dari/ke beberapa desa, dan cukup vital sebagai jalur alternatif dari/ke daerah wisata di Lembang.

"Warga berupaya membuka jalan dengan alat seadanya, seperti cangkul dan sekop, karena alat berat sangat sulit menjangkau lokasi. Bahkan, warga berinsiatif membakar ban sebagai alat penerangan, karena kondisi di lokasi sangat gelap," tuturnya.

Amas mengatakan, jalan kembali bisa dilalui kendaraan setelah semua material longsor disingkirkan. Agar aman dilalui kendaraan, kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran agar sisa material longsor bisa langsung dibersihkan.

Dia pun meminta warga meningkatkan kewaspadaan, karena Lembang termasuk wilayah yang rawan longsor. "Dalam catatan kami, sepekan ini sudah terjadi dua kali longsor di Lembang. Untuk itu, kami imbau warga lebih meningkatkan kewaspadaan saat turun hujan," katanya.***

Bagikan: