Pikiran Rakyat
USD Jual 14.373,00 Beli 14.073,00 | Sedikit awan, 22 ° C

Hari Juang Kartika, Ajang Introspeksi Sekaligus Pengabdian TNI AD kepada Masyarakat

Ririn Nur Febriani
UPACARA militer Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat ke-73 yang digelar Kodam III/Siliwangi di Lapangan Manunggal Brigif 15 Kujang II Jalan Kebon Rumput Baros Kota Cimahi, Sabtu 15 Desember 2018.*/RIRIN N.F/PR
UPACARA militer Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat ke-73 yang digelar Kodam III/Siliwangi di Lapangan Manunggal Brigif 15 Kujang II Jalan Kebon Rumput Baros Kota Cimahi, Sabtu 15 Desember 2018.*/RIRIN N.F/PR

CIMAHI, (PR).- Peringatan hari juang kartika merupakan perwujudan dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hal itu sebagai modal dasar yang sangat penting dan ampuh dalam merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Hal itu terungkap dalam upacara militer Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat ke-73 yang digelar Kodam III/Siliwangi di Lapangan Manunggal Brigif 15 Kujang II Jalan Kebon Rumput Baros Kota Cimahi, Sabtu 15 Desember 2018.

"Hari Juang Kartika menularkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. Menjadi pendorong pengabdian TNI dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin komplek dan dinamis," ujar Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Suwandono. 

Upacara diawali dengan pemeriksaan barisan prajurit TNI oleh inspektur upacara, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah Hari Juang Kartika, penghormatan kepada Pataka Kodam III Siliwangi Esa Hilang Dua Terbilang, serta pengucapan Sapta Marga.

Pada kesempatan itu juga dilakukan atraksi ketrampilan dan ketangkasan prajurit TNI serta lomba pemasangan tenda prajurit yang dimenangkan oleh Yonif 310 dan Yonif 312 Brigif 15 Kujang II Cimahi.

Selain diikuti para Komandan Satuan TNI, perwira, bintara dan tamtama serta PNS dijajaran Kodam III Siliwangi, upacara peringatan Hari Juang Kartika juga dihadiri Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol.Supratman dan Wakil Walikota Cimahi Letkol Purn.Ngatiana.

Membacakan sambutan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jendral TNI Andika Perkasa, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Suwandono mengatakan, torehan tinta emas peristiwa Palagan Ambarawa dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia menunjukkan kesemestaan perjuangan kemerdekaan yang melibatkan para pemuda serta masyarakat Ambarawa dalam melawan kekuatan kolonial Belanda.

"Semangt patriotisme dan nasionalisme yabg dibungkus dengan keberanian, keikhlasan serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat, mampu menghantar para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia," ungkapnya.

Tema Hari Juang Kartika Tahun 2018 yaitu TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat. "Hal itu sangat tepat merepresentasikan komitmen prajurit TNI AD dalam mengemban amanat perjuangan rakyat untuk membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Pihaknya mengajak seluruh prajurit TNI AD, agar menjadikan momentum peringatan Hari Juang Kartika untuk melakukan introspeksi diri serta koreksi diri serta memantapkan langkah dalam mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, modern dan profesional.

Usai upacara, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Suwandono meninjau kegiatan bakti sosial dan pengobatan massal.

Operasi katarak

Dalam rangkaian Peringatan Hari Juang Kartika ke-73, turut digelar operasi katarak yang diikuti 70 orang pasien dari warga tidak mampu. Fasilitas tersebut tersedia atas kerjasama Kodam III/Siliwangi dengan PT Berlico Mulia Farma (Berlico Farma) dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) cabang Jawa Barat.

Pelaksanaan operasi diselenggarakan di Rumah Sakit Tk. II Dustira Jalan Dustira Kota Cimahi. Selain mendapatkan pengobatan gratis, para pasien juga menerima paket produk dari Berlico Farma.

Secara simbolis, bantuan operasi katarak diserahkan oleh Direktur Berlico Farma Irwan Hidayat kepada Kepala RS Dustira Kolonel Ckm dr Agus Ridho  Utama, SP. THT-L., MARS. 

"Antusiasme masyarakat dalam operasi katarak gratis ini sangat tinggi. Peminatnya banyak," ujar Agus.

Rentang usia pasien antara 40-75 tahun, mayoritas pasien laki-laki. "Ke depan, mudah-mudahan bisa ada kerjasama yang lebih besar lagi dengan PT Berlico karena memberi akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu," katanya.

Direktur Berlico Farma Irwan Hidayat menyampaikan, PT Sidomuncul yang menjadi induk perusahaan Berlico Farma sudah menjalin kerjasama bidang sosial terutama operasi katarak gratis sejak 2012 dengan Kodam III/Siliwangi.

"Kegiatan tersebut sukses dan dilanjutkan hingga sekarang. Dari awalnya kesulitan kita mencari pasien, sekarang banyak masyarakat yang mengharap program ini terus berkesinambungan," ungkapnya.

Pihaknya senang dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang menderita kebutaan karena katarak. "Apalagi rata-rata penderita katarak berumur 40-50 tahun, masih dalam umur produktif. 
Sehingga, melalui pengobatan ini saya harap para pasien dapat kembali beraktivitas. Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam rangka mengurangi jumlah penderita katarak di Indonesia," ujarnya.

Diakuisisi sejak 2014, Sidomuncul terus membenahi Berlico Farma dan meningkatkan kualitas produksi. "Dengan akuisis tersebut, layanan kami kepada masyarakat menjadi seimbang antara produk herbal dan farmasi. Kami terus dorong Berlico agar dapat terus berkontribusi kepada masyarakat melalui berbagai aksi sosial," tuturnya.***

Tags
Bagikan: