Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Umumnya berawan, 24.4 ° C

Plastik di Kepala Adik Emil Dardak Tersambung ke Tabung Gas Helium

Mochammad Iqbal Maulud
LOKASI kosan tempat ditemukannya Eril Listianto Dardak di Kawasan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Pada Kamis 13 Desember 2018.*
LOKASI kosan tempat ditemukannya Eril Listianto Dardak di Kawasan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Pada Kamis 13 Desember 2018.*

‎BANDUNG, (PR).- Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan penyebab kematian dari adik Wagub Jatim terpilih Emil Dardak, Eril Listianto Dardak. Seperti diketahui Eril diketemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada Selasa 12 Desember 2018 siang.

"Ada beberapa barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian pada kasus kematian Eril Listianto Dardak. Di antaranya tabung freon, tabung gas helium. Selain itu ada juga tayangan Youtube mengenai oxygen regulator medical," kata Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar, Irman Sugema, pada Kamis 13 Desember 2018.

Menurut Irman tabung helium yang ada di lokasi tersambung ke selang berwarna putih. Lalu menyambung pula ke plastik yang menutup bagian kepala Eril. "Tetapi menutupnya tidak secara keseluruhan, bagian mulut masih tersisa dibuka," ucapnya.  

Pihak kepolisian pun masih mendalami apakah Eril pada saat kejadian sedang melakukan eksperimen atau tidak. Seperti yang disebutkan tadi, ada tayangan youtube mengenai oxygen medical regulator. Diharapkan ini bisa membantu proses investigasi."Analisa kami memang tertuju pada bagian ini. Namun untuk langkah awal kami akan selidiki apa penyebab utama kematian korban," ucapnya.

Meski dengan barang-barang yang cukup asing berada di kamar kos, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Selain itu tidak ada pula tanda-tanda upaya paksa masuk ke kamar dari adik ipar artis cantik Arumi Bachsin tersebut.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan baik luka kepala atau jeratan di leher. Kamar korban pun berada di lantai tiga, lalu kamar korban pun pada saat kejadian terkunci dari dalam," ucapnya.

Keluarga tolak otopsi

Sehingga lanjut Irman polisi belum bisa memastikan penyebab kematian Eril. Karena pihak keluarga Emil Dardak menolak dengan tegas otopsi dari jenazah Eril. "Jadi yang kami lakukan sekarang olah TKP, selidiki dan dalami barang bukti yang ada di TKP," katanya.

Sementara itu, lokasi tempat kejadian perkara hingga kini tidak bisa dimasuki secara bebas oleh pihak media. Baik pemilik kos atau penghuni kos pun enggan memberikan keterangan.

Sebelumnya diberitakan‎ adik kandung dari Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih Emil Dardak, Eril Listianto Dardak ditemukan meninggal dunia. Tepatnya di kamar kosnya di Kosan Kartifah, Jalan Dago Asri I, Kelurahan Dago, Kecamtan Coblong.

"Ditemukan oleh seorang petugas kebersihan di lokasi kosannya tersebut," Kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar, Muhammad Rifa'i, pada Rabu 12 Desember 2018.

Rifa'i mengatakan mulanya petugas kebersihan tersebut mengetuk kamar Eril. Namun hingga 3 kali ketuk pintu tetapi kamarnya tidak dibuka. Sehingga petugas tersebut melaporkan hal ini kepada pemilik kosan mewah itu.

Setelah itu pemilik kos akhirnya membuka pintu kamar dengan kunci cadangan. "Namun pada saat dibuka sekira pukul 11.00 ternyata korban telah meninggal dunia," kata Rifa'i pada Rabu 12 Desember 2018.

Tak lama kemudian pihak pengelola melaporkan hal ini ke kepolisian setempat. Baru sekira pukul 13.00 tim Inafis Polrestabes Bandung, datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.

Berdasarkan hasil olah TKP, kata Rifai, polisi tak menemukan ada tanda kekerasan pada korban. ‎"Tadi dilakukan visum luar, kita tak temukan tanda kekerasan pada tubuh korban," katanya.

Hanya saja lanjut dia, terdapat plastik yang menutupi wajah adik ipar dari Arumi Bachsin tersebut. Tetapi plastik tersebut tidak dalam keadaan rapat melainkan terbuka. "Jadi tidak bisa dikatakan plastik itu membekap, karena tidak terkunci. Saya tidak tahu korban sedang apa. Karena plastik dipasang begitu saja," ucapnya. ***

Bagikan: