Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Cerah berawan, 31 ° C

Aa Umbara Sesalkan Minimnya Dukungan Pengusaha untuk Ekonomi Kreatif

Cecep Wijaya Sari

NGAMPRAH, (PR).- Para pengusaha di Kabupaten Bandung Barat diminta agar membantu pengembangan ekonomi kreatif untuk mendongkrak pariwisata daerah. Mereka juga diminta agar selalu kooperatif dengan pemerintah daerah.

"Saya minta pengusaha kooperatif, termasuk kalau diundang ke acara ekonomi kreatif harus hadir. Kalau tidak, bagaimana mau bersinergi," ujar Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna seusai pengukuhan Forum Ekonomi Kreatif Bandung Barat di Lembang, Senin 10 Desember 2018.

Umbara menyesalkan lantaran forum tersebut hanya dihadiri sedikit pengusaha. Padahal seharusnya, banyak pengusaha yang hadir dan turut mendukung forum ekonomi kreatif.

Dia menuturkan, peran pengusaha sangat penting untuk pengembangan ekonomi kreatif. Apalagi ke depan, bakal ada pembangunan infrastruktur yang menghubungkan transit oriented development kereta cepat Jakarta-Bandung di Cikalongwetan dengan kota wisata Lembang.

"Jadi nanti, pariwisata tidak hanya terfokus di Lembang. Tapi, akan tumbuh juga di daerah lain, seperti Cikalongwetan. Dan pastinya, berbagai usaha akan tumbuh di sana, sehingga para pengusaha harus tetap kooperatif dengan pemerintah daerah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat, Sri Dustirawati mengakui, pada pengukuhan Forum Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung Barat, baru sedikit pengusaha yang diundang. Namun ke depan, para pengusaha lainnya akan diminta untuk berpartisipasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

"Sejauh ini, sudah ada beberapa perusahaan yang ikut memfasilitasi ekonomi kreatif. Dan ke depan, kami juga meminta agar para pengusaha lainnya men-support," ujarnya.

Sri menuturkan, pengusaha merupakan salah satu elemen pentaheliks pengembangan pariwisata selain pemerintah daerah, akademisi, komunitas, dan media yang tercakup dalam program Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas. Sinergi kelima komponen tersebut merupakan implementasi dari program strategis pemerintah daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Bandung Barat.

"Forum Ekonomi Kreatif ini juga merupakan wujud dari sinergi pentaheliks tersebut yang setiap elemen dapat berperan untuk mengembangkan pariwisata sesuai dengan kapasitasnya masing-masing," katanya.

Dia menambahkan, sinergi tersebut mendukung tiga unsur pengembangan pariwisata, yakni amenitas, aksesibilitas dan atraksi. Para pengusaha bisa berperan membangun sarana penunjang objek wisata, seperti rumah makan dan penginapan, sedangkan komunitas bisa menampilkan berbagai atraksi yang menarik wisatawan. 

"Sementara itu, pemerintah daerah bertugas untuk membangun infrastruktur yang baik untuk akses menuju tempat wisata," katanya.***

Bagikan: