Pikiran Rakyat
USD Jual 14.235,00 Beli 13.935,00 | Berawan, 20.6 ° C

Sepekan Polres Bandung Amankan 29 Motor Curian dan 4 Tersangka

Handri Handriansyah
POLISI meringkus empat anggora komplotan pencuri sepeda motor di Mapolres Bandung, Rabu 21 November 2018.*
POLISI meringkus empat anggora komplotan pencuri sepeda motor di Mapolres Bandung, Rabu 21 November 2018.*

SOREANG, (PR).- Jajaran Kepolisian Resor Bandung meringkus empat anggota komplotan pencuri sepeda motor yang biasa beroperasi di beberapa wilayah Jawa Barat. Dari para tersangka, polisi berhasil mengamankan sedikitnya 29 sepeda motor hasil curian dalam waktu sekitar sepekan.

Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Indra Hermawan mengatakan, keempat tersangka yang diringkus adalah A (30), R (36), D (35) dan J (47). "Mereka akan dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara," katanya di Mapolres Bandung, Rabu 21 November 2018.

Menurut Indra, penangkapan para tersangka berawal dari laporan kehilangan dari warga Kabupaten Bandung dalam dua bulan terakhir. Namun dari hasil pendalaman, ternyata para tersangka juga sering beroperasi di wilayah Cimahi, Sumedang dan Garut.

Polres Bandung, kata Indra, sudah berkoordinasi dengan polres-polres lain di mana para tersangka sering beraksi. Mereka pun membenarkan adanya sejumlah laporan pencurian sepeda motor di wilayah masing-masing dalam dua bulan terakhir.

Indra menambahkan, modus para tersangka adalah membobol rumah korban dengan cara merusak gembok pagar. Setelah itu mereka mengambil sepeda motor korban dengan kunci astag.

Setelah didorong ke luar rumah korban, sepeda motor curian itu kemudian dinyalakan dan dibawa kabur. "Biasanya korban yang diincar adalah yang memarkir sepeda motor mereka di teras," ujar Indra.

Indra menambahkan, keempat tersangka merupakan residivis yang baru beberapa bulan keluar dari penjara. Meskipun satu kelompok, mereka biasa beroperasi di tempat berbeda dalam satu waktu dan berganti-ganti pasangan.

Polisi tembak satu tersangka



Salah seorang tersangka, sempat melakukan perlawanan dan membahayakan petugas. Hal itu membuat petugas terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas di bagian kaki.

Selain sepeda motor hasil curian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain seperti kunci astag, kunci letter T, gembok rusak, sandal milik tersangka, duplikat kunci kontak sepeda motor.

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik korban. "STNK tersebut asli karena saat dicuri pemilik menyimpannya di dalam sepeda motor," kata Indra. 

Dengan modus yang dilakukan para tersangka, Indra mengimbau masyarakat untuj lebih berhati-hati memarkir sepeda motor mereka. Selain itu STNK pun jangan sampai disimpan dalam bagasi atau bagian manapun di sepeda motor.***

Bagikan: