Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 20.9 ° C

Tahun Depan, Insentif Guru Honorer dan Linmas di Bandung Barat Naik

Hendro Susilo Husodo
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna berbincang dengan petugas linmas di sela kegiatan "Ngariksa Lembur" di Kantor Kecamatan Cipongkor, Selasa 16 Oktober 2018.*
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna berbincang dengan petugas linmas di sela kegiatan "Ngariksa Lembur" di Kantor Kecamatan Cipongkor, Selasa 16 Oktober 2018.*

NGAMPRAH, (PR).- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengaku prihatin dengan honor ketua RT/RW, petugas linmas, dan guru honor. Dia pun berjanji akan menambah uang insentif bagi mereka pada tahun depan, tapi tak menyebutkan nilainya.

"Doakan saja, karena saya sudah merencanakan penambahan insentif bagi RT/RW, linmas dan guru honor pada tahun depan," kata Umbara di sela kegiatan "Ngariksa Lembur" di Cipongkor, Selasa 16 Oktober 2018.

Meski begitu, Umbara tak menyebutkan berapa nilai kenaikan instentif yang dimaksud. Dia beralasan, kebutuhan anggaran untuk pemberian instentif harus dihitung terlebih dahulu. "Nilainya belum ditentukan karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran," ujarnya.

Menurut dia, peran linmas cukup strategis sebagai aparat keamanan yang paling dekat dengan warga. Agar tak dipandang sebelah mata, petugas linmas pun perlu meningkatkan kerja sama dengan unsur TNI/Polri dalam menjaga keamanan wilayah.

"Linmas ini kan mesti ikut berperan dalam melindungi warga, mulai dari penanggulangan bencana, ketertiban masyarakat, dan ikut serta dalam upaya pertahanan negara," tuturnya.

Linmas



Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bandung Barat, Rini Sartika menyatakan, saat ini petugas linmas berjumlah 3.795 orang. Ke depan, pihaknya bakal mengeluarkan surat keputusan untuk penugasan linmas, setelah mendapat rekomendasi dan pengajuan dari kepala desa.

Seorang petugas linmas asal Desa Sarinagen, Muhammad Abdul Qodir mengaku hanya mendapat honor sebesar Rp 300 ribu per triwulan. Dia pun menyatakan senang jika honor petugas linmas ditingkatkan. "Ya kalau benar ditingkatkan, saya berterima kasih," ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Umbara berenca melakukan program "Ngariksa Lembur" setiap bulan di tiap kecamatan yang ada di Bandung Barat. "Jadi, dalam sebulan itu ada satu hari satu malam di mana kami bersama jajaran pemda menginap di desa," katanya.

Menurut dia, tujuan dari program "Ngariksa Lembur" itu ialah untuk menyerap langsung aspirasi dari masyarakat, sekaligus mengecek kondisi masyarakat di daerah. Walaupun turut menyertakan pejabat, Umbara menjamin bahwa pelayanan di kantor pemerintah tak akan terganggu. 

"Kan ada pelayanan yang dilakukan oleh anggota kami di pemda. Lagi pula, tidak seluruh aparatur sipil negara ikut Ngariksa Lembur. Hanya pejabat eselon II," katanya.***

Bagikan: