Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Para Oknum Bobotoh Pengeroyokan Haringga Segera Hadapi Sidang

Yedi Supriadi
TERDUGA pelaku penganiayaan terhadap seorang pendukung klub sepak bola berjalan menuju ruang tahanan usai ditunjukan kepada awak media di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Senin, 24 September 2018. Aparat Kepolisian berhasil menangkap 16 oknum suporter Persib, delapan orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang suporter Persija pada laga lanjutan Gojek Liga 1 kemarin, Minggu, 23 September 2018.*
TERDUGA pelaku penganiayaan terhadap seorang pendukung klub sepak bola berjalan menuju ruang tahanan usai ditunjukan kepada awak media di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Senin, 24 September 2018. Aparat Kepolisian berhasil menangkap 16 oknum suporter Persib, delapan orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang suporter Persija pada laga lanjutan Gojek Liga 1 kemarin, Minggu, 23 September 2018.*

BANDUNG, (PR).-Berkas perkara kasus pengeroyokan suporter Persija Haringga Sirla hingga tewas telah dilimpahkan dari Kejaksaan Negeri Bandung ke Pengadilan Negeri Bandung. Setelah dilimpahkan, tidak lama lagi kasus yang menyedot perhatian publik tersebut akan segera disidangkan.

Kasus tersebut, pekan lalu ST dan DN dilimpahkan ke Kejari Bandung. Dengan pelimpahan tahap dua tersebut, berkas sudah dinyatakan P21. ST dan DN merupakan dua pelaku pengeroyokan yang masih di bawah umur. 

Panitera Muda Pidana (Panmud) PN Bandung, Iyus Yusuf mengatakan berkas atas nama ST dan DN sudah dilimpahkan oleh penyidik Kejari Bandung, dan saat ini sudah teregister.

"Berkasnya kemarin sore (Rabu) sudah kita terima, dan sudah di meja pimpinan," katanya kepada wartawan di PN Kelas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Kamis 11 Oktober 2018.

Ia menjelaskan, untuk hakim yang menangani kedua terdakwa sudah ditunjuk, yakni Tardi. Namun untuk jadwal persidangan belum keluar, dan panitera yang menanganinya masih menunggu penunjukan. 

Berkas perkara atas nama TS dan DN tidak diseplit namun disatukan. Kendati hingga kini jadwalnya belum keluar, Iyus memprediksi persidangan akan dimulai pekan depan. “Jadwal sidangnya segera dibikin, yang jelas tidak akan lama lagi karena harus berpacu dengan habisnya penahanan para tersangka,” katanya.

Bogem mentah sampai penggunaan balok



Kasatreskim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana menjelaskan bahwa masing-masing para pelaku pengeroyokan memiliki peran yang mengakibatkan korban meninggal.

"Di sini ada tujuh pelaku yang kami amankan. Semua punya peran dalam kasus ini, semuanya mengakui telah melakukan pengeroyokan pada korban", ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana saat rekonstruksi di Polrestabes Bandung, Senin 24 September 2018.

Yoris menuturkan bahwa saat ini jajarannya telah mengamankan tujuh pelaku pengeroyokan, dan masih mendalami kasus ini serta memeriksa saksi-saksi yang ada.

"Ada tujuh pelaku yang berhasil kami tangkap hingga saat ini. Semuanya berperan dalam kejadian, ada yang memukuli, ada juga yang menggunakan balok serta besi sebagai benda yang dugunakan untuk memukul korban," ujarnya.

Yoris menuturkan bahwa semua pelaku yang terlibat dalam kasus ini akan mendapatkan hukuman penjara diatas tujuh tahun sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Yang jelas, semua pelaku akan mendapat kurungan penjara lebih dari tujuh tahun," kata dia.

Korban diketahui bernama Haringga Sirla  yang merupakan warga Bangunusa, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.***

Bagikan: