Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Cegah Narkoba dan LGBT, Hengki Kurniawan Ajak Milenial Berkegiatan Positif

Hendro Susilo Husodo
Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan berdiskusi dengan kaum milenial di kantornya, Ngamprah, Kamis, 11 Oktober 2018.*
Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan berdiskusi dengan kaum milenial di kantornya, Ngamprah, Kamis, 11 Oktober 2018.*

NGAMPRAH, (PR).- Wakil Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengajak kaum milenial untuk menyumbang gagasan sekaligus terlibat dalam pembangunan daerah. Menurut dia, aktivitas positif dianggap dapat menghindarkan anak muda dari bahaya narkoba dan pengaruh LGBT (lesbian, gay, bisexual, transgender).

"Di Bandung Barat sebenarnya pada musim kampanye lalu saya juga punya data dari teman-teman PKS, bahwa penyebaran narkoba dan LGBT ini cukup memperihatinkan. Kami di pemerintah ingin melakukan pencegahannya," kata Hengki, seusai berdiskusi dengan ratusan anak muda di kantornya, Ngamprah, Kamis, 11 Oktober 2018.

Guna mencegah bahaya narkoba, dia mengaku sudah meminta saya perwakilan dari Badan Narkotika Nasional untuk ke KBB. Dari hasil diskusi dengan BNN, dia pun mengaku telah mendapat sejumlah masukan.

Masukan tersebut, kata dia, bakal dimatangkan agar menjadi program pemerintah pada tahun anggaran 2019.

"Terkait LGBT, kami masih sebatas mengamatinya. Dalam waktu dekat, kami akan coba berdiskusi (dengan kaum LGBT), kalau memang data (dari PKS) itu valid dan mengkhawatirkan, ya harus dilakukan pencegahan. Makanya, saya ingin anak-anak muda itu sibuk dengan kegiatan positif," katanya. 

KBB Creative Center



Hengki menilai, anak-anak muda harus dibikin sibuk dengan kegiatan yang positif dan kreatif. Dengan demikian, tak ada celah bagi anak muda untuk melakukan aktivitas yang menjurus pada narkoba maupun LGBT. Bahkan, dia menyatakan bahwa anak muda semestinya ikut membangun KBB.

"Soalnya, kan tidak bisa cuma pemerintah sendiri. Butuh ide, inovasi, kreativitas, dan saya berharap anak-anak muda di KBB ini ikut aktif membantu kami dalam mengawal program-program pemerintah, juga ikut di dalamnya," katanya.

Dia mencontohkan, rencana pemda dalam membangun KBB Creative Center. Anak muda, kata dia, mesti memanfaatkan dan terlibat di dalamnya. "Jangan sampai kami bangun mahal-mahal, bantuan dari Pak Gubernur sampai Rp 20 miliar, tapi anak muda tidak ikut menjaganya," ucapnya.

Di Bandung Barat, beredar isu bahwa komunitas LGBT tersebar di seluruh kecamatan. Malah, di media sosial Facebook terdapat komunitas "Gay Bandung Barat" dengan pengikut berjumlah ratusan orang.***

Bagikan: