Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Meninggalnya Haringga Nodai Kemenangan Persib, Hapus Pengadilan Jalanan

Muhammad Fikry Mauludy






BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung, Oded M Danial memerintahkan aparatur kewilayahan untuk terus menyebarkan pemahaman kesadaran hukum kepada warga Kota Bandung. Warga Kota Bandung harus mulai menghapus pengadilan jalanan dan menghilangkan kebiasaan main hakim sendiri.

“Warga, terutama anak dan remaja, belum banyak yang paham soal hukum, dan konsekuensinya. Coba lihat, bukan hanya yang sekarang jadi tersangka, tetapi dari kasus yang sudah-sudah, terutama remaja ini menyesal atas perbuatan yang harus ia pertanggungjawabkan,” ujar Oded, di Bandung, Senin (24/9/2018).

Ia menyesalkan tindakan yang dilakukan beberapa pendukung Persib yang menghilangkan nyawa seorang pendukung Persija, sebelum pertandingan Persib versus Persija, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 23 September 2018. Oded mengamati perilaku barbar itu dilakukan orang yang tidak memperhitungkan konsekuensi hukum yang akan menimpa pelaku.

Warga sudah seharusnya dapat mengendalikan emosi dalam setiap potensi konflik. Tanpa kontak fisik pun, kata Oded, hukum bisa menjerat seseorang akibat tindakan tidak menyenangkan. Apalagi perangai yang mudah main pukul, sudah dipastikan bisa diberi sanksi pidana.

“Masih ada yang meluapkan emosi, bahkan hingga kontak fisik. Padahal ada sanksi pidana yang siap menjerat, dan mereka tidak tahu betapa tersiksanya dibui, tersiksanya diri terpisah dari orang tersayang, serta tersiksanya keluarga dan orang tersayang dengan kondisi itu,” katanya.

Proses hukum yang diterapkan kepada para pelaku kerusuhan atau pengeroyokan selama ini langsung bisa ditangani kepolisian. Oded menambahkan, ini menjadi bukti jika penegakan hukum di Indonesia, khususnya di Kota Bandung sudah berjalan baik.

“Kinerja kepolisian ini sangat baik. Para pelaku kemarin bisa ditangkap hanya dalam waktu beberapa jam, padahal orang awam sulit menebak pelaku di tengah padatnya kerumunan saat pengeroyokan kemarin. Jadi, ingatlah, pelaku perbuatan jahat akan selalu dicari kepolisian, dan pelaku itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Allah,” ujarnya.

Ia berduka atas meninggalnya pendukung Persija itu. Peristiwa tersebut telah menodai kemenangan Persib Bandung.

“Atas nama pemerintah dan pribadi saya mengutuk dan berduka atas peristiwa yang terjadi Minggu lalu. Kami memohon maaf kepada kelompok suporter Persija Jakarta atas kejadian nahas tersebut. Semoga ini adalah kejadian terakhir dan tidak ada lagi Haringga Sirila lain di kemudian hari,” kata Oded.

Menodai kemenangan



Oded menilai, peristiwa yang dilakukan oleh sejumlah oknum tersebut telah menodai kemenangan Persib yang didapat secara susah payah. Acara olah raga seharusnya membangkitkan rasa sportif, bukan permusuhan. Maka, Oded meminta agar persitiwa ini diproses secara hukum.

“Saya meminta agar penegak hukum menangkap dan menghukum seberat-beratnya pelaku yang melakukan dan terlibat. Tidak ada alasan yang dibenarkan atas kejadian pengeroyokan ini. Apalagi dilakukan dengan sengaja dihadapan banyak orang dan anak-anak,” tutur Oded.

Oded menegaskan, nyawa jauh lebih penting daripada sekadar pertandingan sepakbola, karena tidak ada pertandingan seharga nyawa. Dalam kejadian itu ia berharap menjadi pembelajaran untuk tidak melakukan fanatisme berlebihan terhadap tim sepak bola.

“Sudah saatnya Viking dan The Jak dan suporter yang berselisih untuk menghapus rekam sejarah masa lalu yang buruk. Waktunya kembali menyadarkan diri masing-masing, kita ini hidup di dunia yang sedang mencari bekal untuk di akhirat. Jangan membekali diri dengan hal-hal jahat,” tuturnya.

Oded juga meminta agar para pengguna media sosial tidak menyebarkan video atau foto peristiwa yang mengakibatkan Haringga Sirila meninggal dunia.

“Saya minta agar tidak menyebarkan dan mengunggah video kejadian kemarin karena mengandung unsur kekekerasan dan kebiadaban, tidak pantas ditonton. Jangan sampai kita, dan sesama manusia lainnya terus menerus melukai almarhum dan juga keluarganya,” ujar Oded.***






Bagikan: