Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 24.1 ° C

Pemerintah Ajak Warga Viralkan Lokasi Wisata di Cimahi

Ririn Nur Febriani

CIMAHI, (PR).- Minim sumber daya alam, Pemkot Cimahi perlu kreatif dan inovatif mengemas potensi wisata yang bisa dijual dengan mengutamakan kearifan lokal. Masyarakat perlu menyadari potensi daerah masing-masing sehingga muncul upaya pengelolaan wilayah menjadi tempat wisata. 

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iwan Darmawan, mengatakan hal itu dalam pembukaan Aksi Sapta Pesona dan Gerakan Sadar Wisata Kota Cimahi di Gedung Technopark Cimahi Jalan Baros Kota Cimahi, Rabu 19 September 2018.

"Masyarakat harus sadar kalau wisata itu bisa menghasilkan. Orang datang ya dilayani dengan baik. Kemasan wisatanya harus bagus yaitu 3 C, culture value, economic, dan communication, itu yang penting," ujarnya.

Era digital perlu dimanfaatkan dengan baik dalam upaya meningkatkan potensi wisata. "Digitalisasi itu perlu. Sekarang kan sedang naik self esteem economy, artinya kesadaran dalam meningkatkan nilai ekonomi. Seperti aksi swafoto di lokasi wisata, itu bagus," katanya.

Menurut dia, Kota Cimahi jangan menyerah dalam pengelolaan potensi wisata. "Jangan bilang Cimahi enggak punya lokasi wisata, tapi bisa dibuat. Cimahi ada sungai besar, dikelilingi gunung, ada militer, ada masyarakat. Ya itulah kekuatan," ungkapnya.

Setiap kelurahan di Cimahi juga harus mampu menjual dirinya sendiri dengan kekhasan lokal. "Setiap kelurahan punya kekhasannya masing-masing, misalnya kelurahan Cipageran punya tempat pembuatan gamelan Bah Omo bisa menjadi promosi budaya. Yang penting harus menciptakan sesuatu yang unik, yang langsung diingat masyarakat. Ada militer, ada Kampung Adat Cireundeu, lalu viralkan," tandasnya.

Kelompok sadar wisata



Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna, meminta masyarakat berperan aktif menyosialisasikan keberadaan tempat wisata di Cimahi dengan membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Potensi wisata Kampung Adat Cireundeu, keberadaan bangunan heritage, dan wisata militer, bisa dioptimalkan asalkan mendapatkan dukungan dari masyarakat.

"Masyarakat harus mengerti akan peran dan tuntutan untuk bisa mengembangkan kawasan wisata di daerahnya. Mereka bertanggung jawab menjadi penerima tamu dan tour guide bagi wisatawan yang berkunjung, dan disitu pentingnya hadir kelompok sadar wisata," ujarnya.

Pemkot Cimahi sedang gencar-gencarnya menyiapkan wisata heritage dan wisata militer. Proses perizinan dengan pihak TNI masih ditempuh dan belum bisa rampung dalam waktu dekat.

"Untuk konsepnya sendiri, sampai sekarang masih dipikirkan, akan seperti apa kemasannya. Komunikasi dengan pihak TNI terus dilaksanakan, prosesnya agak panjang juga," tuturnya.

Saat disinggung mengenai banyaknya bangunan heritage di Cimahi yang telah berubah bentuk secara total, Ajay mengaku agak sulit melakukan pengawasan dan pelarangan renovasi.

"Karena kebanyakan bangunan itu dimiliki oleh TNI, jadi kita juga tidak bisa melarang mereka melakukan perubahan pada bangunan yang mereka miliki. Tapi kita sudah coba komunikasikan, biar tidak semakin banyak yang dipugar," ucapnya.

Pemerintah juga akan menggandeng siswa-siswa sekolah yang diharapkan bisa membantu promosi wisata di Cimahi, mengingat peran media sosial yang erat dengan anak muda memiliki efektivitas yang sangat baik sebagai media promosi.

"Makanya sekarang kita hadirkan siswa sekolah tingkat SMA salah satunya untuk membuat mereka sadar kalau di Cimahi juga banyak potensi wisata yang bagus, bantu pemerintah mengembangkannya. Buat viral potensi wisata yang ada, unggah di media sosial. Jangan hanya bisa menikmati wisata di daerah lain tapi di daerah sendiri terbengkalai," jelasnya.

Terkait fasilitas penunjang dan akses menuju kawasan wisata yang masih belum memadai, Ajay sudah memerintahkan dinas terkait untuk melakukan inventarisir. "Kita invetarisasi dulu, jalan mana yang perlu diperbaiki, fasilitas apa saja yang perlu ditambah, jadi bisa diakomodir. Mudah-mudahan 2019 sudah bisa dipenuhi semuanya untuk menunjang potensi wisata yang ada," tandasnya.***

Bagikan: