Pikiran Rakyat
USD Jual 14.433,00 Beli 14.335,00 | Cerah berawan, 28.8 ° C

4 Jurusan Kereta Api Akan Diaktifkan Kembali

Novianti Nurulliah

BANDUNG, (PR).- PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menegaskan rencana untuk mengaktifkan kembali empat jurusan kereta api di Jawa Barat kepada Gubernur Jabar. Adapun keempat jalur kereta api itu adalah Bandung-Ciwidey, Banjar-Pangandaran-Cijulang-Parigi, Cibatu-Garut-Cikajang, dan Rancaekek-Tanjungsari.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro dalam pertemuannya dengan Gubernur Jabar Mochamad Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu, 12 September 2018.

Mereka meminta dukungan kepada Pemprov Jabar karena rencana tersebut pun tak lepas dari rencana pemerintah yang ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat. ”Kami mohon dukungan gubernur sepenuhnya karena ini sudah menjadi rencana pemerintah,” katanya.

Menurut dia, dari keempat jalur yang akan diaktifkan tersebut, jalur menuju Pangandaran dan Garut sempat disebut mendapatkan perhatian lebih meskipun hanya dalam percakapan singkat dengan gubernur saat itu. Yang pasti, pihaknya akan memprioritaskan jalur yang benar-benar membantu akomodasi masyarakat.

”Prioritas awal lagi dievaluasi yang paling mungkin secepatnya. Hal tersebut dapat dilihat dari akomodatif (seberapa besar pengaruhnya) membantu masyarakat. Selain itu, di daerah yang sa­ngat memerlukan untuk angkutan hasil bumi, itu kami prioritaskan,” ujarnya.

Ketika ditanya soal penertiban jalur, pihaknya akan mencari solusi bersama karena pengaktifan jalur merupakan kepentingan bersama dan warga di daerah terkait. Di antaranya untuk meng­angkat potensi daerah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya bersama Kementerian Perhubungan sudah melakukan rapat terkait dengan pengaktifan kembali jalur kereta api tersebut. Bahkan, sosialisasi untuk Metro Bandung Rancaekek-Tanjungsari hingga penertiban lahan sudah berjalan, tinggal pembangunan sarananya.

Menurut Dedi, jalur Cijulang bisa lebih cepat karena tidak begitu padat. Sementara yang perlu banyak menyedot perhatian yaitu jalur Bandung-Ciwidey karena di jalur tersebut sudah banyak permukiman. Selain itu, harus ada pembangunan jalur elevated karena sudah banyak pelintasan.

Gubernur pun sempat mengemukakan perlu ada rumah susun untuk menampung warga yang selama ini menempati lahan jalur kereta api di sana.

Selain itu, gubernur pun mengusulkan tambahan stasiun di jalur tersebut untuk memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat yang akan bepergian ke Kota Bandung. Untuk penambahan stasiun tinggal diatur potensi wilayahnya seperti misalnya stasiun untuk memperdekat ke daerah wisata.***

Bagikan: