Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 29.3 ° C

Haru di Gedung Sate

Novianti Nurulliah

TAK terasa sudah dua bulan lebih pimpinan tertinggi Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi mandat Penjabat Gubernur Jawa Barat. Selasa, 4 September 2018 petang, menjadi hari terakhir bagi Iriawan mengenakan seragam khaki PNS dan berkantor di Gedung Sate.

Hal itu seiring dengan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Mochamad Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang akan dilantik pada Rabu, 5 September 2018 ini.

Suasana haru pecah pada petang itu ketika Iriawan berpamitan kepada awak media usai menandatangani pencanangan pembangunan TPPAS Lulut Nambo. Tak sungkan mantan Kapolda Jabar itu menghampiri dan dihampiri seluruh wartawan yang kala itu meliput hari terakhir dia berkantor di Gedung Sate. Wajahnya memerah dan terlihat menitikkan air mata.

"Luar biasa, ini kantor yang amat sangat membanggakan, saya betah disini. Saya berterima kasih kepada rakyat Jabar yang sudah mendukung saya. Kedua kepada Pemprov Jabar dan seluruh pejabat terkait dari OPD, Kadis kemudian para asisten, kabiro kepala badan semuanya yang telah maksimal mendukng saya untuk bisa mencapai target sesuai harapan dari pemerintah," kata lelaki yang kerap disapa Iwan Bule itu,

Dia menilai selama ini roda pemerintahan yang dia jalani telah berjalan sesuai jalurnya dan Pilkada di Jabar pun aman. Berikutnya adalah percepatan proyek-proyek strategis nasional maupun provinsi.

"Alhamdulillah sudah saya lakukan, di antaranya Nambo ini, lainnya ada bandara kertajati ada bandara di Sukabumi kemudian tol Cisumdawu Bocimi, Patimban rencananya diresmikan bulan ini tapi mungkin pak presiden akan keluar negeri, sehingga beliau mungkin akan mundur pada bulan Oktober untuk Patimban,"kata dia.

Lainnya, kata dia, hal-hal yang menyangkut kehidupan bermasyarakat dimana pembelajaran secara khusus, masyarakat Jabar benar-benar santun, bisa memahami apa yang diinginkan pemda .

"Kami betul-betul bangga ada d Jabar. Sekali lagi terima kasih dan tentu saya secara khusus mohon maaf kepada rakyat Jabar apabila dalam 2,5 bulan iini kami belum bisa memberikan yang terbaik atau ada kekurangan dalam apapun yang ada," ujar dia.

Meski tidak akan kembali menjabat sebagai gubernur Jabar, Iriawan berjanji akan kornsen untuk membantu atau berkontribusi untuk rakyat Jabar sesuai dengan tupoksi dan kemampuannya. Untuk diketahui, Iriawan akan kembali pada organisasinya yaitu Lemhamnas. 

"Dan saya sudah sampaikan ke Pak Ridwan saya siap membantu bapak apapun yang dibutuhkan untuk Jabar yang saya cintai," kata dia.

Iriawan menuturkan, terkait dengan persiapan penyambutan gubernur, pada Kamis lusa akan ada sertijab di Gedung Sate. Pihaknya akana mempersiapkan sebuah prosesi bahkan kebiasaan baru pada pergantian gubernur.

"Kira-kira kenal pamit saja pengantar tugas, kami terima pak ridwan sebagai gubernur yang baru di pintu masuk kira-kira begitu, nanti setelah itu selesai proses acara kami diantar beliau untuk keluar dari gedung ini," ujar dia.

Hal itu kata dia, agar masyarakat pun tahu bahwa ada gubernur baru yang menjadi target maupun harapan pencapaian masyarakat Jabar.***

Bagikan: