Pikiran Rakyat
USD Jual 14.503,00 Beli 14.405,00 | Umumnya berawan, 23.9 ° C

Polisi Tembak Kaki Penjahat Jalanan yang Menodong Pedagang Roti

Joko Pambudi

BANDUNG, (PR).- Dua orang penjahat jalanan ditangkap setelah merampas barang di kawasan Lodaya Kota Bandung. Korban merupakan pedagang roti yang baru pulang berjualan. Sebilah senjata tajam digunakan untuk mengancam korban.

"Modusnya dengan menodongkan senjata kepada korban," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana, di Mapolrestabes Bandung, Senin 3 Agustus 2018.

Dia menuturkan, kejadian yang dimaksud terjadi pada Minggu 26 Agutsus 2018 sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Lodaya Kelurahan Burangrang Kecamatan Lengkong Kota Bandung. Ketika itu, korban DH tengah duduk-duduk seusai berjualan roti. Tidak lama kemudian datang dua orang tidak dikenal, menggunakan satu sepeda motor.

Pelaku selanjutnya mengeluarkan sebilah senjata tajam, lalu ditodongkan ke arah korban. Dengan kondisi terdesak, korban kemudian mengerahkan barang berharga berupa ponsel serta dompet berisi uang tunai sekitar Rp 4,3 juta. Setelah mendapatkan barang korban, pelaku kemudian melarikan diri.

Mendapat laporan atas kejadian tersebut, petugas kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menangkap dua orang tersangka, yaitu HF alias Rian serta AM alias Bagas. Saat ditangkap, tersangka Rian sempat melakukan perlawanan. Petugas mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki kanan penjahat jalanan itu.

Berbagi tugas



Dalam kejahatan yang dilakukan, Rian berperan sebagai joki yang mengemudikan motor. Sementara Bagas berperan sebagai eksekutor yang turun dari kendaraan dan memaksa korban menyerahkan barang berharga. 

Bersamaan dengan penangkapan para penjahat jalanan, petugas mengamankan barang bukti. Di antaranya sebilah senjata tajam berupa pisau yang dibungkus kertas putih, satu buah ponsel serta dompet korban, serta satu unit motor sport yang digunakan pelaku dalam kejahatan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pula bahwa keduanya merupakan residivis. Namun belum dipastikan apakah mereka berdua terkait dengan sejumlah kejahatan jalanan lain di Kota Bandung. "Masih penyelidikan apakah memiliki kesamaan atau masih satu kelompok dengan kejadian lain," kata Yoris.***

Bagikan: