Pikiran Rakyat
USD Jual 14.449,00 Beli 14.351,00 | Hujan singkat, 23 ° C

Hadapi Pileg dan Pilpres 2019, Calon Dandim Diminta Jaga Netralitas

Hendro Susilo Husodo
KEGIATAN olahraga bersama keluarga Pusdikter dengan perwira siswa pendidikan dandim dan pendidikan perwira teritorial, di Pusdikter, Jalan Gadobangkong, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 1 September 2018.*
KEGIATAN olahraga bersama keluarga Pusdikter dengan perwira siswa pendidikan dandim dan pendidikan perwira teritorial, di Pusdikter, Jalan Gadobangkong, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 1 September 2018.*

NGAMPRAH, (PR).- Menghadapi Pilpres dan Pileg 2019, para calon komandan kodim (dandim) diminta untuk berperan aktif dalam menjaga netralitas TNI. Agar dapat menjaga kondusivitas daerah, para dandim di seluruh Indonesia juga dituntut untuk menguasai berbagai aspek yang ada di wilayahnya. 

Demikian disampaikan Komandan Pusat Pendidikan Teritorial (Pusdikter) Kolonel Inf. Rochadi, di sela kegiatan olahraga bersama keluarga Pusdikter dengan perwira siswa pendidikan dandim dan pendidikan perwira teritorial, di Pusdikter, Jalan Gadobangkong, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 1 September 2018.

"Soal netralitas TNI terkait Pilpres dan Pileg, mereka (pasis dikdandim) sudah paham. Mereka harus dapat memetakan wilayah, mana daerah yang rawan konflik atau relatif aman. Semua daerah tetap harus dirangkul, agar wilayah bisa kondusif," kata Rochadi. 

Menurut dia, dalam menjaga tugas pokoknya untuk mewujudkan pertahanan negara di daerah, dalam hal-hal tertentu para dandim diperlukan untuk membantu pemerintah daerah maupun kepolisian di daerah. Oleh karena itu, para pasis dikdandim juga diberi materi tentang kemuspidaan. 

"Pasis dikdandim di Pusdikter saat ini berjumlah 84 orang, merekalah yang nanti akan ditugaskan sebagai dandim di berbagai daerah di Indonesia. Diharapkan, mereka mampu mengaplikasikan apa yang diberikan di sini. Kuncinya ialah bagaimana mereka dapat merangkul semua lapisan masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pendidikan teritorial diberikan kepada para calon dandim selama sekitar satu bulan, setelah melewati seleksi yang sangat ketat. Penutupan dikdandim dijadwalkan akan dilaksanakan pada 4 September mendatang. 

"Kemarin ini mereka baru selesai latihan luar, jadi hari ini diadakan kegiatan olahraga bersama. Sekalian dengan peresmian Lapangan Tenis Satria yang baru selesai kami renovasi, kemudian peresmian club sepeda Gowes Pusdikter, karena kami sudah mengadakan beberapa kali kegiatan gowes bersama," katanya. 

Kegiatan olahraga bersama itu, imbuh dia, juga merupakan bentuk perhatian para pasis, sekaligus menunjukkan ikatan yang kuat antara pasis dengan keluarga Pusdikter. Kegiatan olahraga bersama itu dimeriahkan dengan acara hiburan dan pembagian doorprize.***

Bagikan: