Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 21.4 ° C

Terserempet Kereta Api, Kakek 65 Tahun Selamat dan Hanya Alami Luka-luka

Ririn Nur Febriani

CIMAHI, (PR).- Seorang kakek tanpa identitas terserempet kereta api yang melintas di rel kereta api  Kampung Babakan Sriwijaya RT 7 RW 8 Kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, Senin 20 Agustus 2018. Kakek yang diperkirakan berusia 65 tahun tersebut masih bertahan hidup meski mengalami sejumlah luka-luka di badan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cimahi Kompol Indarto mengatakan, pihaknya mendapat laporan kejadian terserempet kereta api di sekitar lokasi dekat RS Dustira. Korban laki-laki diketahui tergeletak di pinggir rel kereta api sekitar pukul 07.00 WIB di Perlintasan kereta api kilometer 146+6.

"Saat ditemukan warga setempat, korban masih hidup kemudian dibawa ke Rumah Sakit Dustira. Lalu di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi," ujarnya.

Kondisi bagian tubuh kakek tersebut mengalami luka robek di bagian kening dan mengeluarkan darah terus menerus. "Saat ditemukan, korban memakai kaos pendek corak, celana trening panjang berwarna biru, diduga terserempet atau tertabrak kereta api," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Cimahi, AKP Nana Supriatana mengatakan, di lokasi kejadian petugas yang mendatangi lokasi kejadian tidak menemukan identitas korban seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Tidak ada identitasnya, korban masih hidup dan saat ini ada ditangani medis di Rumah Sakit Cibabat," katanya.

Ia mengatakan, pertama kali kakek tanpa identitas tersebut ditemukan oleh dua orang saksi Tian Gustiawan (26) warga Kampung Bantar Gedang, RT 03/09, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngmparah, Kabupaten Bandung Barat dan Dadan Ahmad (31) warga Babakan Cianjur, RT 05/04, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

"Masih kami dalami terkait penemuan seorang kakek tanpa identitas tersebut dan masih mencari pihak keluarga korban," ucapnya. ***

Bagikan: