Pikiran Rakyat
USD Jual 14.449,00 Beli 14.351,00 | Umumnya berawan, 25.5 ° C

Sambut HUT ke-73 RI, Bendera Raksasa Dibentangkan di Tebing Gunung Batu

Hendro Susilo Husodo

NGAMPRAH, (PR).- Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-73, ratusan pemuda-pemudi melaksanakan upacara bendera di tebing Gunung Batu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa, 14 Agustus 2018. Bendera pusaka yang dibentangkan pada gunung berketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut itu berukuran 8x12 meter.

Kegiatan penghamparan bendera tersebut melibatkan pelajar, mahasiswa, karang taruna, forum peduli lingkungan, komunitas pemanjat tebing, hingga aparat desa setempat. Diiringi oleh kumandang lagu Indonesia Raya, prosesi penaikan bendera dilakukan oleh 13 orang, yang bertugas di bagian bawah, tengah, dan atas bendera.  

Ketua pelaksana, Hedi Mardiana mengatakan, upacara bendera dilaksanakan sebelum Hari Kemerdekaan diperingati, 17 Agustus 2018, agar tidak berbenturan dengan kegiatan lainnya. Upacara bendera di tebing gunung, kata dia, ditujukan untuk memaknai semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

"Kegiatan ini sebetulnya tidak sebanding dengan perjuangan para pahlawan. Memang ini juga sama, dari segi keselamatan, taruhannya juga nyawa. Ini supaya kita lebih menghargai para pejuang, yang untuk mengibarkan bendera pada zaman dulu itu sangat susah," kata Hedi seusai upacara bendera. 

Guna mengurangi resiko terjatuh dari tebing setinggi sekitar 300 meter, dia menyebutkan bahwa upacara bendera dipersiapkan selama dua minggu. Bebatuan cadas di Gunung Batu jadi tantangan dalam membentangkan Sang Merah Putih. Hedi mengatakan, upacara penurunan bendera akan dilaksanakan pada 31 Agustus mendatang. 

"Awalnya, konsep kami itu benderanya mau diturunkan dari atas. Namun, karena medan yang cukup berbahaya, jadi benderanya dikerek dari bawah ke atas. Ini sama seperti yang kami lakukan pada 2016. Lokasinya sendiri kami pilih Gunung Batu karena letaknya yang strategis dan memiliki daya tarik, khususnya bagi para pemanjat tebing," tuturnya. 

Dia berharap, keberadaan bendera RI di tebing Gunung Batu tersebut juga dapat menyadarkan orang-orang untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Pasalnya, di sejumlah titik di Gunung Batu dapat ditemukan sampah dan coretan vandalisme. 

Di tempat yang sama, Kepala Desa Pagerwangi Agus Ruhidayat berharap, kegiatan upacara bendera di tebing Gunung Batu dapat menumbuhkan kreativitas dan jiwa patriot pada generasi muda. "Semoga kegiatan ini jadi penyemangat generasi muda dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan. Generasi muda harus kreatif dan lebih maju dalam mengisi kemerdekaan," katanya.***

Bagikan: