Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.505,00 | Umumnya berawan, 27.7 ° C

Longmarch Buruh Dukung Prabowo Singgah di Cimahi

Ririn Nur Febriani
BURUH yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi longmarch saat melintas di Jalan Gandawijaya, Kota Cimahi, Rabu, 8 Agustus 2018. Aksi longmarch secara estafet dari Surabaya-Jakarta tersebut membawa misi politik mendukung pencapresan Prabowo Subianto.*

CIMAHI, (PR).- Sejumlah buruh yang menggelar aksi longmarch secara estafet dari Surabaya-Jakarta tiba di Kota Cimahi, Rabu 8 Agustus 2018. Buruh yang tergabung Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) itu langsung melanjutkan perjalanannya menuju Jakarta membawa misi politik mendukung pencapresan Prabowo Subianto.

Para buruh sempat melakukan longmarch dari kawasan Baros dan melakukan orasi di depan gedung DPRD Kota Cimahi Jalan Dra. Djulaeha Karmita. Sejumlah buruh membawa poster bertuliskan #2019GantiPresiden.

Orasi yang dilakukan orator menggunakan pengeras suara mendapat dukungan para peserta aksi yang mengenakan pakaian merah hitam dan biru putih. Aparat Polres Cimahi menjaga ketat aksi di sekitar kantor DPRD Kota Cimahi tersebut. Setelah istirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan dengan titik istirahat lanjutan di Purwakarta.

Presiden KSPI Said Iqbal, mengatakan, buruh mendukung Prabowo karena satu-satunya calon presiden 2019 yang bersedia menandatangani kontrak politik. Tuntutan buruh yang tercantum dalam Sepultura itu diantaranya cabut PP nomor 78 sebagai penyebab upah murah, hapuskan kerja outsourching dan pemagangan yang bersifat perbudakan modern, serta hak sehat untuk rakyat bisa gratis untuk orang yang tidak mampu.

"Dengan dasar kontrak politik itulah atau mendukung Sepuluh Tuntutan Rakyat (Sepultura), maka kami mendukung Prabowo. Salah satu caranya dengan long march dan pada tanggal 1 Mei juga ada deklarasi di Istora Senayan dan dihadiri 50 ribu buruh," katanya di lokasi.

Aksi long march dari Surabaya tersebut sudah masuk hari ke-4. Dari Kota Cimahi akan melanjutkan perjalanan melalui rute Purwakarta, Kerawang, Bekasi dan perbatasan Jakarta.

Rencananya pada 10 Agustus 2018, dari kantor KSPI di Pulo Gadung Jakarta, mereka akan berjalan menuju Bundaran HI dan akan disambut oleh 20 ribu buruh se-Indonesia.

"Ada beberapa tokoh yang akan bergabung antara lain, Amien Rais, Fadly Zon, Ahmad Dhani dan tokoh-tokoh buruh yang lainnya. Kita akan mengantarkan pak Prabowo ke KPU untuk mendaftar sebagai Calon Presiden RI untuk Pilpres 2019," ungkapnya.

Tak dibekali logistik



Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi Bambang Purnomo beserta jajaran Fraksi P-Gerinda DPRD Kota Cimahi yang turut menyambut para buruh, mengatakan, kedatangan mereka untuk menyampaikan ke anggota DPRD fraksi Partai Gerindra terkait dukungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon Presiden.

"Kami mendapat kabar, buruh mau mengantarkan Prabowo daftar sebagai capres dengan menempuh perjalanan dari Surabaya dan singgah ke Kota Cimahi. Ini niat mulia dan hati bersih ingin mengganti kedzaliman yang ada di negeri ini, kami dukung," ujarnya.

Bambang yang merupakan anggota Fraksi Gerindra menyatakan siap mendukung perintah partai. "Kami perangkat P-Gerindra di Kota Cimahi dan loyal terhadap ketua umum kami," ungkapnya.

Bambang menilai aksi tersebut murni keinginan para buruh. Bahkan mereka tidak dibekali logistik untuk melakukan aksi long march tersebut.

"Tidak difasilitasi apapun. Kami hanya menyambut mereka tampil orasi di depan kantor DPRD ini kemudian melepas mereka untuk menuju Jakarta. Mereka akan bersatu dengan buruh lain dari berbagai daerah dan bakal mengantarkan Prabowo mendaftar Pilpres 2019," ucapnya.***

Bagikan: