Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 25.1 ° C

TMMD Bukti Semangat Sabilulungan

Ecep Sukirman
SEJUMLAH personel TNI bersama warga bergotong royong dalam pembuatan saluran air dan perbaikan jalan di Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Senin, 6 Agustus 2018. Terkait Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD),  Wakil Asisten Personil Panglima TNI Brigadir Jendral Heri Wiranto menuturkan bahwa TNI berupaya untuk membantu pembangunan sampai pelosok desa bersama masyarakat secara gotong royong.*
SEJUMLAH personel TNI bersama warga bergotong royong dalam pembuatan saluran air dan perbaikan jalan di Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Senin, 6 Agustus 2018. Terkait Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Wakil Asisten Personil Panglima TNI Brigadir Jendral Heri Wiranto menuturkan bahwa TNI berupaya untuk membantu pembangunan sampai pelosok desa bersama masyarakat secara gotong royong.*

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang rutin digelar setiap tahunnya termasuk di Kabupaten Bandung, menjadi bukti semangat Sabilulungan semua komponen masyarakat. Tidak hanya TNI, keterlibatan pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat pun sangat kental saling melengkapi satu sama lain dalam membangun daerahnya menjadi lebih baik dan maju.

“Alhamdulillah ayeuna mah parantos dipidamel jalan pamotongan. Kawitna mah upami bade ka pasar teh tebih. Ayeuna mah tiasa caket. Ieu nu salami dipiharep ku masyarakat. (Alhamdulillah sekarang sudah dibangun jalan tembus. Semula kalau mau ke pasar itu jauh. Sekarang sudah dekat. Ini (jalan tembus) yang selama ini diharapkan masyarakat, red),” ungkap seorang warga Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Wari Mintarsih (54) saat ditemui di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Senin, 6 Agustus 2018.

Selain Wari, ungkapan syukur pun terucap warga lainnya, Ahmad Koswara (46). Bagi Ahmad dan warga lainnya, dirinya menyambut baik program TMMD yang digelar Kodim 0609/Kabupaten Bandung itu. Pasalnya, aksesibilitas jalan menjadi salah satu sarana penting bagi petani yang hendak mendistribusikan hasil panennya.

“Bagi saya selaku petani di sini, dengan adanya jalan tembus ini dapat meringankan ongkos distribusi hasil panen. Adanya jalan tembus ini tentu sangat bermanfaat dan sangat diharapkan warga,” tutur Ahmad.

Sementara itu, Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat, Mayjen TNI Heri Wiranto di sela-sela melakukan kunjungan pengawasan dan evaluasi program TMMD ke-102/2018 yang dilaksanakan Kodim 0609/Kabupaten Bandung di Desa Cibeureum mengatakan, semangat Sabilulungan yang menjadi spirit Pemerintah Kabupaten Bandung, dimaknai dengan semangat gotong royong semua elemen dan dapat tercermin dalam pelaksanaan program TMMD. “Semangat inilah yang harus dibina dan kita jaga agar negara ini semakin kokoh dan maju,” ungkap Heri.

Heri yang juga merupakan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-102 itu menuturkan, melalui program rutin TMMD ini merupakan salah satu sarana untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah terpencil. Dengan demikian, lanjut dia, diharapkan nantinya program pelaksanaan TMMD ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Seperti halnya pelaksanaan TMMD yang dilakukan di Desa Cibeureum ini, diungkapkan Heri, melalui pembangunan jalan tembus sepanjang 1.440 meter yang saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian, diharapkan mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Pasalnya, masyarakat sekitar sangat membutuhkan akses jalan untuk mendistribusikan hasil pertaniannya. Selain itu, dengan hadirnya jalan tembus ini diharapkan mampu melancarkan mobilitas warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung dan semua elemen termasuk masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program TMMD ini sehingga mampu berjalan dengan baik. Saya di sini bertugas untuk melakukan pengawasan dan evaluasi. TMMD ini haru memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap dia.

Selain melakukan pekerjaan fisik, dalam program TMMD ini digelar juga kegiatan non-fisik yang melibatkan masyarakat seperti pelatihan, kursus, dan sosialisasi lainnya. “Setelah jalan tembus ini terbangun, mari kita jaga dan rawat baik-baik,” tutur dia.

Kebutuhan masyarakat



Komandan Kodim 0609/Kabupaten Bandung Andre Wira Kurniawan menjelaskan, program TMMD tahun ini yang dilaksanakan di Desa Cibeureum, didasari karena kebutuhan masyarakat sekitar yang mengharapkan adanya jalan tembus yang menghubungkan Kampung Cihalimun dengan Kampung Dangdang. Dengan hadirnya jalan tembus sejauh 1.440 meter ini, kini masyarakat tidak perlu menempuh jarak 5 kilometer untuk sampai ke Pasar Cibeureum yang menjadi sentra niaga masyarakat sekitar. “Program ini menjadi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bandung, TNI, kepolisian, dan masyarakat,” ucap Andre.

Hingga saat ini, dijelaskan Andre, sebagian besar pelaksanaan program TMMD di Desa Cibeureum sudah terlaksana 100%. Terkait pembangunan fisik jalan, hingga saat ini terus dilakukan di antaranya pengerasan jalan, pembuatan deker jalan, pembangunan tembok penahan tebing, pembuatan jembatan, dan pembangunan wing wall jembatan. “Diharapkan dengan dibangunnya pembangunan fisik dan non-fisik dalam program TMMD ini mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” ucap dia.

Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi atas jalinan kerja sama yang terbina  bersama Kodim 0609/Kabupaten Bandung. Dengan adanya koordinasi tersebut, dikatakan Gun Gun, mampu meringankan beberapa program pengerjaan infrastruktur dan program lainnya. Dikatakan dia, dalam pelaksanaan TMMD ini Pemerintah Kabupaten Bandung menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar lebih.

“Melalui TMMD ini, kecepatan dan ketepatan pembangunan akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saya juga mengapresiasi upaya OPD terkait yang telah memberikan dukungannya dalam pelaksanaan TMMD ini. Ini mimpi masyarakat mempunyai jalan tembus baru. Setelah selesai dibangun, nantinya jalan tembus ini harus dijaga sebaik-baiknya oleh masyarakat,” kata dia seraya menambahkan pembangunan di Kabupaten Bandung selama ini menerapkan spirit sabilulungan dari semua pihak.***

Bagikan: