Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 21.4 ° C

Promosikan Hidup Sehat, BPJS Kesehatan Cimahi Ajak Warga Senam Sehat Kolosal

Ririn Nur Febriani

CIMAHI, (PR).- Dalam rangka merayakan HUT BPJS Kesehatan yang ke-50, BPJS Kesehatan Wilayah Cimahi menggelar Senam Sehat Kolosal 18.8.18 di Lapangan komplek Pusdikkav TNI AD di Padalarang Bandung Barat, Minggu 29 Juli 2018. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Asian Games XVIII ini diikuti lebih dari 800 peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Yudha Indrajaya mengatakan, kegiatan dengan mengajak serta masyarakat untuk membiasakan berolahraga. Menerapkan gaya hidup sehat diharapkan memberi efek jangka panjangnya terutama menekan jumlah penderita penyakit katastropik di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempromosikan betapa murahnya dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan senam rutin setiap pagi, kita sudah bisa meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita sehingga tidak mudah sakit. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan jumlah peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif yang dilakukan agar masyarakat tetap sehat,” kata Yudha.

Digelar secara nasional di Monas



Senam sehat kolosal digelar secara nasional, dengan puncak acara diikuti 18.8.18 Peserta JKN-KIS se-Indonesia di Lapangan Monumen Nasional (Monas). 

Menurut Yudha, tahun 2017, biaya yang dihabiskan untuk penyakit katastropik secara nasional telah mencapai Rp 18,4 triliun atau 21,8% dari total biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan juga fokus untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat melalui berbagai program promotif preventif yang dilaksanakan. 

Sementara bagi masyarakat yang berisiko menderita penyakit katastropik seperti diabetes melitus dan hipertensi, dapat mengelola risiko tersebut melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang juga merupakan bagian dari upaya promotif preventif perorangan peserta JKN-KIS.

“Berbagai penyakit katastropik tersebut sangat bisa dicegah melalui penerapan pola hidup sehat. Kesehatan menjadi salah satu pilar yang menentukan kemajuan suatu bangsa, sebab kesehatan mempengaruhi produktivitas penduduknya. Kedepannya kami berharap kesadaran masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat dapat meningkat dari waktu ke waktu,” ujar Yudha.

Sampai dengan 20 Juli 2018, terdapat 199,8 juta jiwa penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta JKN-KIS. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Cimahi sendiri telah bekerja sama dengan 128 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 12 rumah sakit, 4 apotek, dan 4 optik.***

Bagikan: