Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 31.1 ° C

Lakukan Pelanggaran Berat 9 Jaksa Dipecat

Yedi Supriadi
Kajati Jabar Raja Nafrizal saat jumpa pers di kantor Kejati Jabar dalam rangka ulang tahun adyaksa.
Kajati Jabar Raja Nafrizal saat jumpa pers di kantor Kejati Jabar dalam rangka ulang tahun adyaksa.

BANDUNG, (PR).- Selama priode Januari hingga Juni 2018, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat telah menindak 19 pegawai korps adyaksa yang melakukan pelanggaran. Bahkan, sembilan orang jaksa 'nakal' langsung dipecat.

"Periode Januari hingga Juni 2018, bidang pengawasan Kejati Jabar telah memproses dan menjatuhkan hukuman terhadap 19 orang pegawai, baik itu pegawai tata usaha ataupun jaksa," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Raja Nafrizal usai kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 di Kejati Jabar, Jalan RE Martadinata, Senin 23 Juli 2018. 

Ia menyebutkan, hukuman yang diterima ke-19 orang tersebut beragam, mulai dari hukuman ringan hingga berat. Yang mendapatkan hukuman ringan sebanyak tiga orang, hukuman sedang tujuh orang, dan sembilan orang mendapatkan hukuman berat. "Jaksa yang dikenakan sanksi berat sembilan orang, mereka langsung dipecat. Selebihnya delapan orang pegawai TU," katanya.

Raja mengungkapkan, para pegawai TU yang dikenakan sanksi hukuman karena melanggar p‎eraturan sebagai pegawai kejaksaan. Kebanyakan mereka melakukan poligami, dan yang melaporkan istri pertama mereka. Sebagai seorang pegawai kejaksaan poligami sangat diharamkan. Sementara para jaksa yang dipecat karena melakukan pelanggaran disiplin sangat berat. Kebanyakan dari mereka melanggar standar operasional prosedur (SOP) sebagai seorang jaksa, yakni menyalahgunakan wewenang.

"Sebagai jaksa dia salahgunakan wewenang. Yang paling berat tidak bisa diterima, mereka nerima uang (dalam perkara)," ujarnya.***

Bagikan: