Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Sedikit awan, 22.6 ° C

Mengenal 10 Camat Terbaik Kota Bandung yang Dikirim Ridwan Kamil ke Korea Selatan

Gita Pratiwi (error)
WALI KOTA Bandung, Ridwan Kamil (kiri) memberikan pengarahan saat acara kepada sepuluh Camat terbaik di Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis 5 Juli 2018. Sepuluh camat tersebut akan mengikuti program On Innovation in Public Sector Adminisration pada 8-14 juli 2018 di Korea Selatan.*
WALI KOTA Bandung, Ridwan Kamil (kiri) memberikan pengarahan saat acara kepada sepuluh Camat terbaik di Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis 5 Juli 2018. Sepuluh camat tersebut akan mengikuti program On Innovation in Public Sector Adminisration pada 8-14 juli 2018 di Korea Selatan.*

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melepas 10 camat terbaik ke Korea Selatan, Kamis 5 Juli 2018. Mereka akan mengikuti program On Innovation In Public Sector Administration di Seoul Korea Selatan. 

Selama lima hari kerja, dimulai tanggal 8 -14 Juli 2018, 10 camat terbaik akan sekolah dan kursus mengenai manajemen pemerintahan. Mencakup kepemimpinan maupun pelayanan publik. 

Siapa saja 10 camat terbaik Kota Bandung tersebut?

Rilis Pemkot Bandung yang PR terima mencantumkan nilai capaian mereka.



  1. Camat Cinambo (93,56)



  2. Camat Batununggal Enjang Mulyana (89,89)



  3. Camat Lengkong Tubagus Agus Mulyadi (88,08)



  4. Camat Antapani Raden Sarjani Saleh (87,36)



  5. Camat Panyileukan Hamdani (87,25)



  6. Camat Cidadap Yasa Hanafiah  (87,18)



  7. Camat Cibeunying Kaler Maman Rohman(87,14)



  8. Camat Sukajadi Yudy Hermawan (87,13)



  9. Camat Coblong Dedi Priadi Nugraha (87,05)



  10. Camat Bojongloa Kaler Eka Taofik Hidayat(87,04). 




 

Apa saja kriteria penilaian 10 camat terbaik Kota Bandung?



Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung, Anton Sugiana menyampaikan, kriteria penilaian berdasarakan kualitas pelayanan publik. Kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, ketertiban, kebersihan dan keindahan lingkungan hidup serta inovasi, kreatifitas. Serta peningkatan indeks kebahagiaan. 

Evalusi kinerja camat dilakukan secara Sistem Informasi Penilaian (SIP). Sesuai kriteria yang kemudian laporannya diverifikasi secara online dan juga diverifikasi secara langsung ke lapangan. 

“Lebih baik itu camat dinilai ketika interaksi dengan warga. Seperti makan malam bersama keluarga pra sejahtera, subuh keliling, jumat keliling dan culinary night,” katanya. 

Ditambahkan Anton, persentase kegiatan di kelurahan juga berpengaruh kepada kecamatan. Bagaimana pun itu tingkat pelayanannya, akan mempengaruhi seluruh kinerja di wilayah masing – masing.  

“Jadi kalau kelurahan dalam pelayanannya baik, maka berpengaruh juga di kecamatan.”

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh camat – camat tersebut. Dengan nilai besar yang telah diraih merupakan hasil kerja keras seorang pemimpin kewilayah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

“Performa kecamatan di Bandung harus meningkat.  Apapun itu, pelayanan kepada masyarakat yang tedepan,” ucap dia.

Ridwan Kamil menugasi camat berprestasi untuk tetap konsentasi dalam mengikuti kursus selama 5 hari itu. Belajar mengenai kualitas wilayah, pelayanan publik teknologi dan kepemimpinan.

Selain belajar, ia pun menugaskan untuk memotret beberapa lingkungan dan infrastruktur di Kota Seoul untuk dijadikan ‘paper’. Seperti, trotoar, jenis treatment pohon, sungai, penataan informasi (reklame), taman inovatif dan aksesoris perkotaan. 

“Hasil dari studi di Seoul nantinya dikumpulkan dalam bentuk digital, sehingga ada hasilnya selama kita belajar disana,” kata Ridwan Kamil.

Camat dan lurah di Kota Bandung punya porsi istimewa. Mereka ibarat wali kota kecil di wilayahnya. Maka tugas dan tanggung jawabnya pun tidak kalah berat dengan pemimpinnya.

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil telah mendelegasikan hampir 100 kewenangan wali kota kepada para camat. Dengan prinsip desentralisasi, Camat memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan yang diperlukan untuk menjaga agar wilayahnya tetap aman dan kondusif.***

Bagikan: