Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 29.5 ° C

Menang Hasil Hitung Cepat, PKB Jabar Minta Kadernya Kawal Suara Rindu

Deni Yudiawan
CALON Gubernur Jabar 2018 Ridwan Kamil melakukan sujud sukur setelah hasil perhitungan sementara pada Pilgub Jabar 2018 di Pusat Penghitung Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2018 di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu 27 Juni 2018. Penghitungan sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul sementara pada Pilgub Jabar 2018.*
CALON Gubernur Jabar 2018 Ridwan Kamil melakukan sujud sukur setelah hasil perhitungan sementara pada Pilgub Jabar 2018 di Pusat Penghitung Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2018 di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu 27 Juni 2018. Penghitungan sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul sementara pada Pilgub Jabar 2018.*

BANDUNG, (PR).- Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda meminta kader PKB untuk mengawal suara  pasangan calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum yang menang hasil hitung cepat (quick count) di setiap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

"Alhamdulillah hasil hitungan cepat Rindu menang. Meski demikian, saya sudah mengintruksikan semua kader PKB untuk tetap mengawal suara kemenangan ini di setiap daerahnya masing-masing," ujar Huda dalam rilisnya yang diterima "PR", Kamis 28 Juni 2018.

Selanjutnya, Huda mengatakan, meskipun PKB merupakan partai pengusung pasangan calon Rindu bersama partai lain, tapi kemenangan Rindu ini merupakan kemenangan kaum sarungan dan warga Jawa Barat.

"Iya, karena ini kemenangan warga Jabar. Harapan saya, pasangan Rindu bisa membawa perubahan Jawa Barat dengan 9 agenda lahir batin Jabar Juara yang PKB titipkan buat pasangan Rindu," katanya memaparkan.

Sembilan agenda titipan



Sebelumnya, Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda menjelaskan bahwa ada sembilan agenda yang dititipkan PKB kepada pasangan Rindu. Sembilan agenda tersebut diharapkan bisa menjadi visi misi bagi Ridwan dan Uu untuk membangun Jabar di masa mendatang. 

"Sembilan agenda Jabar juara lahir batin bisa jadi bagian bagi Kang Emil (Ridwan Kamil) dalam Pilgub Jabar 2018. Ini juga jadi obat bagi kami karena tidak bisa mengusung pendamping Kang Emil," kata Huda saat menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum di Kantor DPW PKB, Jalan Haruman, Kota Bandung, Senin 8 Januari 2018.

Huda secara tegas mengungkapkan partainya telah legowo menerima Uu sebagai pasangan terbaik bagi wali kota Bandung tersebut. Namun, dia berharap, sembilan agenda yang dititipkan itu bisa dijalankan demi kepentingan Jabar. 

"Kami minta sembilan agenda lahir batin yang telah kami rumuskan ini bisa diamalkan untuk kepentingan warga Jabar," ucap Huda. 

Saat itu, Ridwan Kamil menyambut baik masukan yang disampaikan PKB. Menurut dia, sembilan agenda titipan itu bisa menambah kekayaan pemikiran untuk membangun Jabar. 

Isi agenda



Berikut sembilan agenda lahir batin titipan PKB: 


  1. Menggerakkan, menjaga, dan memfasilitasi pembangunan dan pengembangan pesantren, masjid dan tajug, keberlangsungan madrasah diniyah dan majelis taklim dengan memperhatikan kesejahteraan guru ngaji.

  2. Menguatkan kesejahteraan ekonomi umat Jabar, dengan menciptakan saudagar santri dan meningkatkan kapasitas UMKM melalui pemberian akses jejaring ekonomi dan pendampingan yang intensif.

  3. Membuka lapangan kerja baru, menciptakan ekonomi kreatif dengan cara menumbuhkembangkan entrepreneur muda urban dan desa untuk mengurangi pengangguran di Jawa Barat.

  4. Menjamin keberlangsungan pasar tradisional dan warung rakyat dengan sistem zonasi retail modern dan merevitalisasi pasar tradisional.

  5. Meningkatkan pendapatan petani dan nelayan dengan cara penciptaan skala ekonomi, melalui pengembangan program unggulan kawasan perdesaan (cluster ekonomi).

  6. Mengarusutamakan kelompok perempuan melalui pemberdayaan usaha ekonomi, serta meningkatkan akses dan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

  7. Mewujudkan pemerataan ekonomi dan keadilan pembangunan di Jawa Barat melalui percepatan pemekaran, pembangunan megapolitan, dan pembangunan kawasan Jabar selatan.

  8. Mengurangi tingkat kemiskinan dengan mempercepat pelaksanaan program reforma agraria dan perhutanan sosial melalui redistribusi tanah dan legalisasi aset untuk masyarakat Jawa Barat.

  9. Mendorong percepatan kemandirian ekonomi desa dengan cara menggerakkan dan pengembangan BUM Desa, pariwisata desa, serta pengalokasian dana desa dari APBD provinsi sebagai dana pendamping dana desa dari APBN.***

Bagikan: