Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Umumnya berawan, 25.3 ° C

Butuh Ambulans Gratis, Warga Cimahi Tinggal Hubungi Kelurahan

Ririn Nur Febriani

CIMAHI, (PR).- Sebanyak 15 mobil ambulans layanan siaga akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat Kota Cimahi. Kendaraan tersebut dapat dipakai masyarakat secara cuma-cuma untuk kebutuhan mendesak terkait kesehatan.

Penyerahan mobil layanan siaga kepada tiap kelurahan dilakukan di gedung Technopark Cimahi Jalan Baros Kota Cimahi, Senin 4 Juni 2018. Sebetulnya, mobil tersebut sudah lama terparkir namun belum bisa dimanfaatkan warga karena menunggu Peraturan Wali Kota (Perwal) rampung.

"Perwal sudah beres semua. Mobil Layanan Siaga sudah bisa dipakai masyarakat," ujar Wali Kota Cimahi  Ajay M. Priatna.

Perwal Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Penggunaan Kendaraan Layanan Siaga mengatur mekanisme penggunaan kendaraan tersebut. Termasuk, ketentuan pemeliharaan dan biaya operasional kendaraan.

Mobil ambulans tersebut sudah bisa digunakan masyarakat untuk keperluan yang mendesak. "Yang penting kendaraan ini bisa digunakan masyarakat untuk yang membutuhkan layanan kesehatan. Gratis, tidak ada biaya," ucap Ajay.

Pengadaan mobil ambulans di setiap kelurahan merupakan salah satu janji politik Wali Kota-Wakil Walik Kota Cimahi Ajay-Ngatiyana pada Pilkada Kota Cimahi 2017. "Sesuai dengan janji, silahkan dimanfaatkan masyarakat. Tapi tetap sesuai aturan karena ini aset daerah," ujar Ajay.

Hubungi kelurahan



Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi drg. Pratiwi mengatakan, penggunaan mobil layanan siaga itu akan diatur oleh pihak kelurahan. Menurutnya, kelurahan akan membentuk semacam tim untuk mengelola ambulan tersebut.

Sementara untuk anggaran operasional dan sebagainya, akan dibebankan pada anggaran kecamatan masing-masing. "Pemakaian mobil selama 24 jam. Di kelurahan ada tim, sopir tentu saja ada," kata Pratiwi.

Pratiwi menambahkan, bila masyarakat ada yang membutuhkan bantuan penggunaan Kendaraan Layanan Siaga, maka tinggal menghubungi pihak kelurahan. "Nanti tiap kelurahan punya nomor call center yang bisa dihubungi masyarakat. Jadi masyarakat yang membutuhkan tinggal hubungi," katanya.

Pratiwi menjelaskan, mobil ambulans itu bisa dimanfaatkan warga untuk keperluan medis. Ia mencontohkan, misalnya ada warga yang hendak melahirkan, tinggal hubungi kelurahan setempat, maka bisa menggunakan mobil tersebut.

"Misal untuk membantu kecelakaan di Cimahi, meski bukan warga Cimahi, warga tinggal menghubungi (pihak kelurahan)," tutur Pratiwi. (Ririn NF/"PR")***

Bagikan: