Pikiran Rakyat
USD Jual 14.273,00 Beli 13.973,00 | Umumnya cerah, 23.2 ° C

500 Yatim Piatu Duafa Bergembira Bersama Komunitas Peace and Love

Eriyanti Nurmala Dewi
LIMA ratus anak yatim piatu dan duafa dari 13 panti asuhan dan pesantren bergembira bersama Komunitas Peace and Love di wahana bermain Tran Studio Bandung (TSB) dalam acara "Indahnya Berbagi dalam Kebersamaan", Selasa 22 Mei 2018.*
LIMA ratus anak yatim piatu dan duafa dari 13 panti asuhan dan pesantren bergembira bersama Komunitas Peace and Love di wahana bermain Tran Studio Bandung (TSB) dalam acara "Indahnya Berbagi dalam Kebersamaan", Selasa 22 Mei 2018.*

BANDUNG, (PR),- Bulan Ramadan menjadi bulan paling dinanti semua orang, termasuk anak-anak panti asuhan di Bandung Raya. Hal itu tampak saat 500 anak yatim piatu dan duafa dari 13 panti asuhan dan pesantren bergembira bersama Komunitas Peace and Love di wahana bermain Tran Studio Bandung (TSB) dalam acara "Indahnya Berbagi Dalam Kebersamaan", Selasa 22 Mei 2018.

Kegiatan ini menurut Ketua Peace and Love Bandung Rine Ladiva diselenggarakan untuk yang ketiga kali. Tujuannya adalah berbagi kebahagiaan dan kegembiraan dengan anak-anak yang tidak tinggal dengan orangtuanya. 

"Bisa membahagiakan orang lain itu kan bahagia. Kan dalam setiap rezeki yang kita miliki itu, ada sebagian yang harus diberikan kepada orang lain yang memerlukan bantuan," demikian Rine Ladiva.

Dalam acara ini anak-anak diajak bermain sejak pkl 10.00 pagi bermain di wahana permainan TSB. Sore hari mereka berkumpul di Amphiteater untuk mengikuti pembukaan acara dilanjutkan dengan tausiah dan aneka kuiz bertabur hadiah. Saat sore hari anak-anak dan semua pengurus Komunitas Peace and Love buka bareng.

"Tahun ini memang sengaja kita pilih di sini agar anak-anak panti dapat bermainan seperti anak-anak pada umunnya," imbuh Rine.

Pada kesempatan ini hadir Ketua Peace and Love Indonesia Novita Ikasari dan Arifin Harun Kartasaputra yang mewakili Ketua P2TP2A Netty Prasetyani yang berhalangan hadir. Arifin mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Peace and Love sangat membantu anak-anak sebagai generasi masa depan. Masih banyak anak-anak yang perlu mendapat perhatian semua pihak, seperti anak-anak telantar, anak yang dihadapkan dengan hukum, dilecehkan, dll. "Diharapkan ke depan Komunitas PL akan membantu anak-anak seperti itu juga," ujarnya.

Ketua Peace and Love Indonesia Novita Ikasari mengatakan, Komunitas Peace and Love sudah di 33 kota besar di Indonesia. Perhatian dan bantuan utama diberikan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa selanjutnya panti jompo dan korban bencana. Sudah ada 12.000 anak yang mendapat bantuan dari Komunitas Peace and Love di Indonesia. Dalam waktu dekat Kompunitas PL Indonesia akan memberikan 2.000 Alquran di Jabodetabek.***

Bagikan: