Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 29.7 ° C

Agenda Lengkap Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-63 di Bandung

Suasana Jalan Asia Afrika.*
Suasana Jalan Asia Afrika.*

BANDUNG, (PR).- Kota Bandung dijuluki sebagai Ibu Kota Asia Afrika, sejak penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tanggal 18-24 April 1955 silam. Peristiwa tersebut menandai sejarah bahwa Indonesia beserta negara-negara di Asia dan Afrika menjunjung perdamaian dan kemerdekaan bangsa serta menentang penjajahan dan kolonialisme.

Sejak tahun 2009, Pemerintah Republik Indonesia selalu memperingati peristiwa tersebut secara rutin tiap tahun dengan berbagai kegiatan. Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga menggelar peringatan KAA sepanjang April ini.

Puncaknya, akan ada Asia Africa Carnival (AAC) 2018 yang dilaksanakan pada 29 April 2018 di Jalan Asia Afrika.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Aswin Sulaeman menuturkan, acara yang keempat kalinya dilaksanakan di Kota Bandung itu akan menghadirkan delegasi-delegasi dari negara tetangga. Secara keseluruhan, telah ada 74 peserta yang mendaftar sebagai peserta AAC 2018.

“Secara internasional kami mengundang 109 negara peserta KAA. Tapi tidak semua bisa mengirimkan delegasi karena kendala waktu. Tapi kalau dari kota-kota se-Indonesia dan dari Bandung sendiri insya Allah banyak,” tutur Aswin dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Kamis, 12 April 2018.

Upacara penaikan bendera



Sementara itu, pada 18 April MKAA akan menggelar upacara penaikan bendera 109 negara-negara Asia Afrika dan bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) oleh 400 Paskibraka Kota Bandung. Pada 21 April 2018, MKAA kembali akan menggelar Bandung Historical Study Games.

“Sudah ada 120 kelompok yang mendaftar, berarti ada 600 orang peserta. Mereka akan berkeliling ke 20 titik bersejarah di Kota Bandung dimulai dari Gedung Dwi Warna,” katanya.

Di samping itu, pada 23 April 2018 akan diselenggarakan jamuan teh dan bincang-bincang dengan para saksi sejarah dan relawan KAA Tahun 1955. Salah satu yang akan hadir adalah Abah Landung, pegiat antikorupsi Indonesia yang juga pernah menjadi relawan pada KAA tahun 1955.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan penurunan bendera 109 negara Asia Afrika dan Bendera PBB oleh 400 pramuka dari Kwartir Cabang Kota Bandung.

“Pada 23 Mei 2018 akan ada talkshow dengan Menteri Luar Negeri dan Sahabat MKAA yang juga akan dihadiri oleh mahasiswa di Kota Bandung,” jelas Meinarti.***

Bagikan: