Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 25.3 ° C

Yasonna Laoly Minta CPNS Jadi Mata dan Telinganya

Yedi Supriadi
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly usai bertemu dengan CPNS di Kantor Kementerian Hukum dan HAM JAbar di SOR Arcamanik Bandung, Rabu, 21 Februari 2018.*
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly usai bertemu dengan CPNS di Kantor Kementerian Hukum dan HAM JAbar di SOR Arcamanik Bandung, Rabu, 21 Februari 2018.*

BANDUNG, (PR).- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bertemu dengan ribuan CPNS di Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Rabu, 21 Februari 2018. Dalam pertemuan tersebut, Yasona memberikan pesan dan motivasi sekaligus arahan kepada CPNS tersebut.

Yasonna meminta kepada CPNS yang akan menduduki posisi sebagai penjaga tahanan dan pegawai kantor imigrasi, agar menjadi mata dan telinga Menteri Hukum dan HAM. Sebab akan ada banyak tantangan yang akan dihadapi setelah bekerja di Kemenkumham Jabar. Ia mengungkapkan banyak godaan akan tercipta seperti peredaran narkoba di dalam lapas oleh oknum sipil.

"Kamu orang-orang yang terpilih berdasarkan seleksi dari satu juta orang lebih. Saya berpesan jadilah mata dan telinga saya. Sebab banyak tantangan yang akan dihadapi di depan sana," katanya di SOR Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung.

Dia mengungkapkan, menjadi seorang PNS harus punya kedisiplinan. Hal tersebut penting menurut Yasonna sebab akan percuma jika punya komitmen tapi tidak punya kedisiplinan.

Yasonna Laoly menaruh harapan besar kepada 17.526 CPNS yang telah lolos seleksi di Kementerian Hukum dan HAM seluruh Indonesia. Mereka diharapakan menjadi seorang pembaharu sebab kehadiran CPNS yang yang ada saat ini berjumlah sepertiga dari pegawai di Kementerian Hukum dan HAM.

"Jadilah pembaharu karena jumlahmu lebih dari sepertiga di Kementerian. Bahkan seorang pembaharu bisa memperbarui orang di sekitarnya. Kalian harus menjadi energi baru. Insyaallah akan menjadi Kementerian Hukum dan HAM yang lebih baik di kemudian hari," katanya.

Hasil lobi yang sulit



Yasonna juga menceritakan betapa sulitnya melobi pemerintah untuk melakukan penerimaan ribuan CPNS di Kementerian Hukum dan HAM Jabar. Sehingga ia berharap kesempatan dan amanat ini bisa dijalankan dengan baik oleh para CPNS.

"Saya memperjuangkan angka 17 ribu itu bukanlah hal mudah. Saya fight untuk ini akhirnya pemerintah meluluskan argumen penerimaan pegawai yang besar. Syukurilah jadi bagian dari Kementerian Hukum dan HAM," pesannya.

Sebanyak 12.414 CPNS di Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat telah lolos seleksi. Mereka akan ditempatkan di lapas sebagai penjaga tahanan dan di kantor imigrasi.***

Bagikan: