Pikiran Rakyat
USD Jual 14.353,00 Beli 14.053,00 | Sebagian berawan, 22.7 ° C

Yossi Irianto, Birokrat Murni Penggerak Pramuka

SEBAGAI birokrat, Yossi Irianto sudah sampai di puncak kariernya dengan menjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung. Berbekal pengetahuan dan pengalamannya mengenai tata kelola Pemerintah Kota Bandung, Yossi percaya diri maju di Pilwalkot Bandung 2018.

Yossi Irianto lahir di Purwakarta, 29 April 1962. Pria yang akrab disapa Kang Yossi itu merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara.

Sejak kecil, Yossi sudah ditanamkan nilai kedisiplinan oleh ayahnya yang anggota TNI. Ajaran itu secara tidak langsung membentuk karakter dan jiwa kepemimpinannya.

Yossi menamatkan sekolah dasar dan mengengah pertamanya di kota kelahirannya. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMA Rangkasbitung, Banten.

Pada 1985, Yossi lulus dari Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). Pria berkacamata itu kemudian melanjutkan studinya di Universitas Padjajaran (Unpad).

Tak lama setelah lulus dari APDN, karier Yossi Irianto di pemerintahan dimulai. Berbagai jabatan telah diembannya mulai dari Staf PD III APDN, Bagian Staf Keuangan APDN hingga Kabag Urdal APDN pada 1990.

Kariernya terus meningkat hingga mampu menduduki jabatan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung pada tahun 2003 sampai 2013.

Puncak kariernya sebagai pegawai negeri sipil terjadi pada 2013 setelah dilantik menjadi Sekretaris Daerah Kota Bandung, menggantikan Edi Siswadi yang kala itu mencalonkan diri menjadi Wali Kota Bandung.

Pada tahun 2017, Yossi meraih gelar doktor Ilmu Administrasi, peminatan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Padjadjaran.

Pembina Pramuka



Selain bertugas di pemerintahan, Yossi juga aktif di organisasi Pramuka. Ia merupakan Ketua Kwarcab Kota Bandung.

Di tangan Yossi, Pramuka Kota Bandung dianggap maju pesat dan dinilai sebagi barometer gerakan Pramuka di Jawa Barat dan nasional.

Bahkan, pegiat organisasi kepanduan dari berbagai negara berdatangan ke Kota Bandung untuk belajar Pramuka. Salah satunya adalah Saki Uchida, mahasiswi asal Jepang yang datang ke Bandung untuk belajar Pramuka.

Atas dedikasi serta komitmennya itu, Yossi Irianto mendapatkan penghargaan kategori Golden Personality dari Rakyat Merdeka Online. Pria yang memiliki hobi bermain catur, fotografi, dan bersepeda itu dinilai sebagai individu yang melakukan pekerjaan besar melewati kapasitas dan ruang tanggung jawabnya, termasuk perannya dalam gerakan pramuka.***

Bagikan: