Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 19.9 ° C

Bus Rombongan Wisatawan Asal Tangerang Terguling di Lembang

Hendro Susilo Husodo
POLISI mengatur lalu-lintas yang macet akibat terhalangi bus yang terguling di Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 27 Desember 2017. Bus yang diisi oleh 25 penumpang asal Tangerang itu terguling saat mengindari kendaraan roda dua dari arah berlawanan.*
POLISI mengatur lalu-lintas yang macet akibat terhalangi bus yang terguling di Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 27 Desember 2017. Bus yang diisi oleh 25 penumpang asal Tangerang itu terguling saat mengindari kendaraan roda dua dari arah berlawanan.*

NGAMPRAH, (PR).- Sebuah bus pariwisata berukuran medium terguling di Jalan Kolonel Masturi, tepatnya di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 27 Desember 2017. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu. Namun arus lalu lintas terganggu untuk beberapa saat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus yang mengangkut rombongan wisatawan dari Pondok Pesantren Modern Bani Tamim asal Tangerang itu mengalami kecelakaan sekitar jam 11.30. Bus yang disopiri Egi Saputra (25) itu melewati Jalan Kolonel Masturi dari arah Lembang menuju Cisarua.

Sebelum terguling, bus bernomor polisi F 7503 WE tersebut berusaha menghindar kendaraan roda dua dari arah berlawanan yang berjalan terlalu ke tengah. Di posisi jalan menanjak dan berliku, bus kemudian berhenti. Akan tetapi, bus ternyata mundur dan terguling ketika mengenai bahu jalan.

Dalam kecelakaan itu, sebanyak lima orang dilaporkan mengalami luka-luka ringan, termasuk pengemudinya. Sopir dan seluruh penumpang bus lantas dipindahkan menggunakan bus yang lain untuk mendapatkan penanganan dan melanjutkan perjalanan.

Rekayasa lalu lintas



Ditemui di lokasi kecelakaan, Kepala Satlantas Polres Cimahi Suharto mengatakan, bus tersebut melaju dari arah Lembang dan bermaksud ke tempat wisata Kampung Gajah di Cihideung, Lembang. Dari hasil penyelidikan, sementara ini jumlah penumpang diketahui sebanyak 25 orang.

"Jadi, pada saat bus ini menanjak, bus ini tidak kuat. Bus berhenti dan mundur. Setelah mundur sekitar 10 meter, sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya, sehingga bus ini terguling dengan posisi yang miring," kata Suharto, seusai melakukan olah tempat kejadian perkara.

Akibat dari kecelakaan itu, lanjut dia, petugas melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Kolonel Masturi. Kendaraan dari arah Cisarua menuju Lembang tetap dibuka, karena mobil bisa lewat di sebagian badan dan bahu jalan.

"Namun, untuk kendaraan dari arah Lembang menuju Cisarua sementara ini kami tutup dulu. Kami alihkan lalu lintas ke Setiabudi, jadi memutar lewat bawah. Dengan adanya kejadian kecelakaan ini, arus lalu lintas menjadi padat," tuturnya.

Dia mengimbau kepada para pengguna jalan untuk bersabar dan berhati-hati. Petugas, ujarnya, berupaya secepatnya melakukan evakuasi bus yang terguling agar lalu lintas dapat kembali normal. "Proses evakuasi kami upayakan secepatnya. Untuk saat ini, derek sedang dalam perjalanan," tukasnya.

Berdasarkan pantauan, kendaraan derek berukuran besar tiba di lokasi kecelakaan sekitar jam 12.30. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 50 menit, selanjutnya lalu linta kembali berjalan dengan normal.***

Bagikan: