Pikiran Rakyat
USD Jual 14.235,00 Beli 13.935,00 | Berawan, 24.4 ° C

Wisatawan Mulai Datangi Tempat Wisata di Lembang

Hendro Susilo Husodo
KEPADATAN lalu lintas di Jalan Grand Hotel, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 20 Desember 2017.*
KEPADATAN lalu lintas di Jalan Grand Hotel, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 20 Desember 2017.*

 

NGAMPRAH, (PR).- Wisatawan dari berbagai daerah mulai memadati lalu lintas ke sejumlah tempat wisata yang berada di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 20 Desember 2017. Diperkirakan, kepadatan wisatawan pada libur panjang Natal dan tahun baru akan berlangsung pada 26-31 Desember 2017.

Berdasarkan pantauan, pada jam tertentu sejumlah ruas jalan di Lembang mengalami antrian. Pada pagi hari, antrean kendaraan roda empat di Jalan Raya Lembang mengular dari pintu masuk Farmhouse sampai Jalan Setiabudi di Kota Bandung. Pada siang hari, Jalan Grand Hotel juga sempat terjadi kepadatan.

Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Lembang Asep Ratman mengatakan, peningkatan volume kendaraan terjadi mulai Senin, 18 Desember 2017 lalu, seiring dengan masa libur anak sekolah. Meski begitu, kepadatan lalu lintas tidak berlangsung sepanjang hari dan hanya pada ruas-ruas jalan tertentu saja. Rekayasa lalu lintas juga masih belum perlu diterapkan.

"Anak sekolah kan sudah libur, jadi yang liburan ke tempat wisata di Lembang juga mulai meningkat. Sebagian besar tujuannya ke Farmhouse. Jam 9.00 itu tempat parkirnya sudah tidak bisa menampung kendaraan, sehingga terdapat antrean kendaraan yang ekornya itu sampai di Eldorado. Sementara untuk di seputaran Lembang, pagi hari itu relatif lancar," katanya.

Selain ke Farmhouse, menurut dia, lonjakan wisatawan juga terasa di Jalan Maribaya, karena banyak yang ingin ke tempat wisata Maribaya dan The Lodge Maribaya. Penumpukan kendaraan di seputaran Lembang, menurut dia, justru terjadi lantaran kondisi jalan yang rusak di persimpangan Jalan Cijeruk-Adiwarta. Kepadatan lalu lintas biasanya terjadi di jalur selatan ke arah utara pada pukul 11.00-13.00, sedangkan arah sebaliknya pada pukul 16.00-19.00.

"Kalau jalur yang ada di utara masih relatif cukup normal. Seperti jalur yang ke arah Tangkubanperahu maupun Ciater, peningkatan volume kendaraan itu biasanya terjadi pada malam hari, sehabis Maghrib. Mulai dari Panorama, lalu Cikole, itu ramai. Sejak Senin lalu, volume kendaraannya memang terus meningkat, yang didominasi oleh kendaraan dari luar kota," katanya.

Pengamanan selama musim liburan



Menghadapi libur Natal dan tahun baru, dia menjelaskan, di wilayah Lembang sudah direncanakan pengamanan di titik-titik tertentu, seperti di Pos Farmhouse, Pos Beatrix, Pos Tahu Susu Lembang, Pos Brebes, Pos Panorama, serta di pintu masuk Tangkubanperahu, Maribaya, dan The Lodge Maribaya.

"Kami prediksikan puncak kepadatan lalu lintas akan berlangsung sekitar 26-31 Desember. Untuk rekayasa lalin, penerapannya akan kondisional, tergantung dari situasinya. Jadi, jangan sampai kendaraan stuck. Kalau sudah mulai padat, sistem sekat atau buka tutup jalur akan dilakukan di titik Beatrix dan di depan rumah makan Mang Engking," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi Suharto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghadapi libur Natal dan tahun baru. Dalam rangka pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2017, kepolisian juga sudah melakukan pengecekan jalur arteri maupun tol.

"Khusus lalu lintas kurang lebih 200 personel yang akan diterjunkan di lapangan dan ditempatkan di daerah trouble spot atau titik rawan macet, maupun di daerah-daerah rawan kecelakaan untuk melaksanakan patroli," kata Suharto.***

Bagikan: