Pikiran Rakyat
USD Jual 14.099,00 Beli 14.197,00 | Cerah berawan, 20.7 ° C

Jambore Desa Jawa Barat Dilaksanakan Pekan Depan

Novianti Nurulliah
BANDUNG,(PR).- Jambore bukan hanya milik Pramuka atau organisasi-organisasi lainnya, ternyata kepala desa dan lurah se Jawa Barat pun akan menggelar Jambore Kepala Desa dan Lurah dalam judul Jambore Desa (Jade) untuk pertama kalinya di Jabar pada Senin-Selasa 11-12 Desember 2017 mendatang di‎ Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi dengan tema Membangun Desa-Kelurahan, Bersinergi Membangun dari Pinggiran.‎

Direncanakan sebanyak 5.312 kepala desa (kades) dan 645 lurah se-Jawa Barat akan menyemarakan kegiatan Riungan Desa dan Dialog Spesial bersama tiga menteri dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Desa Provinsi Jawa Barat yang juga sebagai Ketua Panitia Jade 2017 Ade Afriandi mengatakan, Jade merupakan event terbesar desa kali pertama yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan upaya pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan di Jabar. Khususnya pembinaan dalam pelaporan bantuan keuangan infrastruktur pedesaandan tunjangan penghasilan aparatur desa.

“Dari tahun 2014 hingga 2017 ini seluruh kepala desa diberikan bantuan. Saat jambore nanti,mereka diminta untuk melaporkan hasil bantuan yang sudah diberikan dalam rentang waktu tigatahun tersebut. Termasuk melaporkan kendala dalam pelaksanaannya,” kata Ade kepada wartawan usai menggelar rapat di kantornya, Selasa 5 Desember 2017.

Menurut Ade, kegiatan tersebut dilatarbelakangi transformasi kebijakan pemerintah pada periode 2008 hingga 2018 mendatang. Salah satu bentuk transformasi tersebut yakni kebijakan bantuan keuangan untuk pembangunan infrastruktur pedesaan dan tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa untuk seluruh desa di Jawa Barat. Dengan kebijakan Pemprov Jabar tersebut, serta lahirnya kebijakan dana desa bersumber APBN mulai 2015 hingga sekarang, perhatian kebijakan terhadap kelurahan pun dinilai belum mendapat sentuhan serius dari pemerintah.

"Jade ini sebagai wadah untuk mencari rumusan solusi permasalahan pembinaan kelurahan juga,"kata dia.

Sementara itu, Ade mengatakan, sasaran peserta yang mengikuti Jade 2017 ini yakni 5.312 kepala desa dan 645 lurah. Dinas PMD kabupaten dan perangkat daerah yang membidangi pembinaan kelurahan di Pemda Kota sebanyak 18 kabupaten dan 9 kota. Hadir juga perwakilan Dinas PMD provinsi di Indonesiayang diwakili provinsi dari wilayah I hingga IV.

“Juga tenaga ahli dan pendamping desa di Jawa Barat sebanyak 250 orang. Mereka nantiberdialog dalam satu acara yang kami namakan Riungan Desa dan hasil dari riungan itudidiskusikan dalam Dialog Spesial bersama Pak Gubernur dan Menteri,” ujarnya.

Dia menambahkan, pada kegiatan tersebut pihaknya meminta partisipasi kades dan lurah untuk bergotong royong, bahu membahu selama satu hari berkumpul di Jambore Desa. ***
Bagikan: