Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Cerah berawan, 20.2 ° C

#KlipingPR Ketika Tiga Janda Soekarno Bertemu

Gita Pratiwi A
FOTO ini diambil oleh fotografer Paul Tedja Surya, pada Sabtu 27 November 1982. Tiga janda Soekarno yakni Ratnasari Dewi, Hartini, dan Inggit Garnasih bertemu di rumah Inggit Jalan Ciateul no.8 Bandung.*
FOTO ini diambil oleh fotografer Paul Tedja Surya, pada Sabtu 27 November 1982. Tiga janda Soekarno yakni Ratnasari Dewi, Hartini, dan Inggit Garnasih bertemu di rumah Inggit Jalan Ciateul no.8 Bandung.*

29 November 1982 Apa jadinya jika janda Soekarno bertemu?

Proklamator RI Soekarno diriwayatkan memiliki sembilan istri. Ketika ia wafat pada 1970, ia meninggalkan tiga istri. Lima istrinya berpulang lebih dulu, sementara satu istri telah dicerai pada 1943.

Ketiga janda Soekarno yang bertemu ialah Ratnasari Dewi, Hartini, dan Inggit Garnasih. Para Nyonya Soekarno menengok Inggit yang terbaring sakit di rumahnya, di Ciateul Bandung, Sabtu, 27 November 1982.

Harian Umum Pikiran Rakyat memuat laporan bertemunya tiga janda Soekarno berlangsung penuh haru. Kedatangan Ratnasari diawali dengan melayat ke rumah Sidik Danubrata yang meninggal pagi harinya. Setelahnya, Ratnasari dan Hartini menghampiri Inggit.

Kedatangan mereka disambut Ratna Djuami, anak Inggit, beserta anggota keluarga lainnya.

Air mata jatuh di pipi Ratnasari Dewi saat Inggit meminta bantuannya untuk duduk dari pembaringannya. Wartawan PR kala itu menggambarkan Ratnasari membantu Inggit dengan ekspresi penuh haru di wajahnya.

Ratnasari juga cukup lama memandangi foto-foto Soekarno muda yang terpampang di kamar Inggit kala itu. Inggit rupanya memiliki kenang-kenangan yang cukup banyak dengan pria yang disapa Engkus itu olehnya. Tidak hanya di kamar, Inggit masih memajang foto-foto Soekarno di ruang tengah, yang juga tak luput dari perhatian Ratnasari.

Sebelum pamit, Ratnasari dan Hartini menyampaikan harapan agar kesehatan Inggit segera pulih.

Setelah itu, keduanya keluar rumah menuju mobil Mercy putih yang terparkir di halaman. Banyak orang melintas di depan rumah Inggit saat itu. Uniknya tak seorang pun ngeh siapa yang baru saja keluar. Orang-orang melenggang begitu saja seakan tak pernah tahu baru terjadi pertemuan tiga janda Bung Karno di rumah itu. Rumah yang sejak 2010 diresmikan menjadi situs bersejarah dengan nama Rumah Sejarah Ibu Inggit Garnasih.***

Bagikan: