Pikiran Rakyat
USD Jual 14.235,00 Beli 13.935,00 | Berawan, 24.4 ° C

Walhi: Jangan Pilih Calon Gubernur Jabar Perusak Lingkungan

Novianti Nurulliah

BANDUNG,(PR).- Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat menyayangkan adanya kandidat calon Gubernur Jabar melakukan sosialisasi tanpa mengindahkan lingkungan hidup. Saat ini sudah ditemukan alat peraga ditempel menggunakan paku di pepohonan di beberapa ruas jalan di Jabar.

Ketua Walhi Jabar Dadan Ramdan mengatakan dari temuan di lapangan terdapat alat peraga yang dipasang oleh tim sukses salah satu calon Gubernur Jabar yang pertama kali diusung oleh salah satu partai dan juga dari kandidat dari organisasi profesi yang dipaku ke pohon

“Ini jelas melanggar, dan itu indikator tidak ada komitmen dalam menjaga lingkungan hidup. Kami menolak para kandidat yang menempelkan alat peraganya di pohon-pohon, atau tempat umum yang tidak dibolehkan aturan. Selain melanggar Peraturan revisi KPU 7/2015 Tentang Pemasangan Alat Peraga, itu juga bisa merusak lingkungan dan estetika kota,"ujar Dadan pada wartawan, Selasa, 5 September 2017.

Dadan menegaskan, pemasangan spanduk dan baligo dengan cara memaku pohon sangat bertentangan dengan semangat menjaga lingkungan. Hal ini sangat fatal karena bisa merusak pohon itu sendiri.

Dengan demikian, Walhi mengimbau masyarakat tidak memilih calon gubernur Jawa Barat yang tidak memiliki komitmen terhadap perbaikan lingkungan. Hal ini sangat penting agar arah pembangunan ke depan tidak semakin merusak alam sekitar. 

"Salah satu cara yang cukup mudah untuk mengetahui komitmen kandidat terhadap lingkungan adalah dengan melihat alat peraga sosialisasi yang saat ini banyak disebar calon gubernur Jawa Barat. Jika alat peraga sosialisasinya merusak lingkungan dan estetika kota, calon bersangkutan tidak memiliki komitmen yang baik terhadap lingkungan,” tuturnya.

Dia menambahkan, masyarakat harus menyadari betapa pentingnya calon pemimpin yang peduli pada lingkungan. Hal itu mengingat bahwa saat ini kerusakan lingkungan di Jabar sangat memprihatinkan. ***

Bagikan: