Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

#KlipingPR Lomba 17 Agustus Era 80-an

Siska Nirmala (error)

17 Agustus, hari kemerdekaan yang setiap tahunnya selalu diwarnai dengan berbagai kemeriahan. Mulai dari upacara sakral di istana negara, hingga perlombaan seru dan menyenangkan di berbagai penjuru daerah di Indonesia.

Perlombaan 17 Agustus tidak melulu beragam. Setiap daerah terkadang memiliki ciri khas lomba yang tidak dimiliki daerah lainnya. Ada pula jenis lomba 17 Agustus yang tidak pernah absen setiap peringatan hari besar Republik Indonesia tersebut. Bahkan mungkin ada pula lomba yang perlahan menghilang, karena tak lagi menjadi primadona di ajang 17 Agustus-an.

Berikut sejumlah lomba-lomba 17 Agustusan yang terekam oleh Harian Umum Pikiran Rakyat di era 80-an. Di antaranya mungkin sudah jarang ikut memeriahkan 17 Agustus, karena tergantikan dengan jenis-jenis lomba yang lebih kekinian.

 

1. Panco di Atas Lumpur



Berbagai atraksi diselenggarakan oleh warga Kota Bandung dalam memeriahkan HUT ke-40 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1985. Salah satunya adalah adu panco yang dilakukan di atas bambu, sementara di bagian bawahnya adalah kubangan penuh lumpur. Tidak hanya yang kalah panco, namun yang memenangkan adu panco juga menanggung resiko tercebur ke dalam lumpur.



 

2. Perepet Jengkol 



Di era 80-an, permainan perepet jengkol juga merupakan salah satu yang dilombakan dalam kegiatan 17 agustusan. Perepet jengkol adalah permainan anak, dimana sejumlah orang saling menautkan salah satu kaki mereka membentuk lingkaran. Kemudian dengan satu kaki lainnya yang menopang berdiri, mereka melompat-lompat berputar sembari menyanyikan lagu 'Perepet Jengkol', grup yang terjatuh dinyatakan kalah.



 

3. Adu Ketangkasan



Tahun 1983, anak-anak warga Tegallega Bandung melakukan atraksi adu ketangkasan. Lomba dilakukan dengan saling menjatuhkan lawan di atas bentangan sebuah bambu, yang terletak di atas kolam yang dipenuhi dengan eceng gondok.



 

4. Sepak bola daster



Sepak bola daster sudah dikenal sejak 1981 silam. Permainan yang hanya ditemukan pada saat 17 Agustus tersebut, merupakan permainan sepak bola pada umumnya, namun peserta menggunakan daster yang biasa dipakai ibu-ibu, sebagai kostum tim. Pada foto perlombaan sepak bola daster tahun 1981 ini, sejumlah bapak-bapak warga Dayeuh Kolot bermain sepak bola menggunakan daster, dan juga tudung untuk menutupi kepala.



 

5. Adu Balon



Permainan adu balon di tahun 1987, kala itu adalah jenis permainan 17 agustus yang terbilang baru. Memainkan adu balon dilakukan dengan masing-masing peserta berpasangan, kemudian sebuah balon diletakan diantara kedua perut peserta. Pemenangnya adalah pasangan yang paling dulu berhasil memecahkan balon.





6. Triple K



Ketiga foto ini adalah lomba 7 agustus pada tahun 1990. Triple K adalah lomba yang wajib dan nyaris tidak pernah absen dalam kemeriahan lomba-lomba 17 Agustus. Triple K, adalah lomba balap kerupuk,k, karung, dan koin. Ketiganya adalah lomba beradu cepat dalam memakan kerupuk, mengambil koin dari buah yang dilumuri oli, hingga adu cepat melompat dengan karung. Saat ini, ketiga lomba tersebut banyak dimodifikasi, namun masih mempertahankan esensi lomba. ***

Bagikan: