Pikiran Rakyat
USD Jual 14.260,00 Beli 14.162,00 | Sebagian cerah, 28 ° C

Diparkir, Truk Tangki Susu Malah Terperosok di Sungai Cijanggel

Hendro Susilo Husodo
PETUGAS dibantu warga mengevakuasi truk tangki pengangkut susu sapi yang terperosok ke dalam sungai di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa, 15 Agustus 2017. Truk tersebut terperosok saat sopir memarkir kendaraan terlalu dekat dengan jurang bibir sungai yang tanahnya tidak kuat menahan beban truk.*
PETUGAS dibantu warga mengevakuasi truk tangki pengangkut susu sapi yang terperosok ke dalam sungai di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa, 15 Agustus 2017. Truk tersebut terperosok saat sopir memarkir kendaraan terlalu dekat dengan jurang bibir sungai yang tanahnya tidak kuat menahan beban truk.*

NGAMPRAH, (PR).- Truk tangki yang mengangkut susu murni sebanyak 5.000 liter terperosok ke Sungai Cijanggel di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa 15 Agustus 2017. Tidak ada korban dalam kejadian itu. Namun, petugas sempat kesulitan untuk mengevakuasi kendaraan.

Kanit Laka Satlantas Polres Cimahi Erin Herinduansyah menuturkan, kendaraan Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi E 9625 YA itu terperosok sekitar pukul 05.30 WIB. Ketika terperosok, truk itu sedang dalam posisi terparkir. Diduga, kondisi tanah yang labil menyebabkan truk tangki jadi terperosok.

"Telah terjadi mobil amblas. Yang bersangkutan sedang mengangkut susu dari tempat pengangkutan susu di Komando (Cisarua) menuju Bogor. Yang bersangkutan berhenti untuk menepi, tapi posisi tanah tak bisa menahan beban kendaraan. Akhirnya, mobil terperosok ke sungai dengan kedalaman sekitar dua meter," kata Erin di lokasi kejadian.

Saat terperosok, menurut dia, sopir truk tangki tersebut, Aang Kurnia Alam (43) sedang meninggalkan truk sehingga dapat terhindar dari kecelakaan. "Tidak ada korban. Saat mobil diparkir, sopir keluar dari kendaraan dan menemui pengurus di seberang jalan," katanya.

Kesulitan mengevakuasi



Erin mengakui, para petugas sempat kesulitan untuk melakukan evakuasi truk tangki dari Sungai Cijanggel. Untuk memudahkan proses evakuasi, muatan susu seberat 5 ton akhirnya dipindahkan terlebih dahulu. Hingga siang, evakuasi truk tangki itu pun masih terus berlangsung.

"Evakuasi dilaksanakan dengan dua unit mobil derek kecil, tapi tidak kuat. Kami lalu mendatangkan unit mobil derek yang lebih besar, tapi tidak kuat juga. Akhirnya, kami mendatangkan mobil derek yang lebih besar lagi. Memang evakuasi itu belum langsung dilakukan, tapi dari pengamatan, mobil derek diperkirakan kesulitan, makanya didatangkan mobil derek yang besar," tuturnya.***

Bagikan: