Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Sebagian berawan, 24.9 ° C

Wisata Kuliner Sayap Ayam Kaya Rasa di Bandung

Endah Asih Lestari

OLAHAN chicken wings atau sayap ayam kian digemari. Buktinya, kedai hingga kafe yang mengkhususkan diri pada olahan sayap ayam berbalut bumbu kaya rasa semakin mudah ditemukan. Bandung termasuk di antaranya. Sayap ayam dimodifikasi dengan aneka racikan yang kaya rasa.

Mana bagian ayam yang paling lezat menurut pembaca? Iseng-iseng, tim [email protected] Pikiran Rakyat melontarkan pertanyaan ini kepada sepuluh orang yang ditemui secara acak, Rabu 26 Juli 2017. Tiga orang di antaranya menjawab dada ayam, karena banyak daging dan minim lemak. Dua orang menjawab paha, karena mudah dimakan. Sedangkan, lima lainnya menjawab sayap ayam.

Riset kecil-kecilan itu tentu tidak valid secara statistik, apalagi menggambarkan kondisi masyarakat secara umum. Namun, setidaknya, kami mendapatkan gambaran mengenai kegemaran orang menyantap sayap ayam.

”Soalnya, banyak kulitnya, jadi enak disantap. Pas banget buat camilan atau makan dengan nasi,” kata Syakina (24), salah seorang mahasiswa yang ditemui di kawasan Gasibu, Kota Bandung.

Secara anatomis, sayap ayam terdiri atas tiga bagian. Bagian pangkal nyaris mirip paha bawah yang menyerupai drumstick, bagian tengahnya memiliki lebih banyak kulit dan dua tulang di dalamnya, serta bagian ujung yang minim daging dengan ukuran lebih kecil dan ramping.

Di Bandung, gerai kuliner yang menjajakan sayap ayam kian tumbuh subur. Ada yang menjajal peruntungan di atas foodtruck, membuka gerai khusus sayap ayam, menyisipkannya di antara menu yang sudah dijual, hingga franchise berskala nasional yang sengaja membuka gerai di Bandung karena mampu ”mengendus” kegemaran masyarakat terhadap kuliner yang satu ini.

Berikut ini tiga tempat kuliner olahan sayap ayam yang sedang digemari di Bandung beserta ulasannya.

Porsi Jumbo di Kandang Ayam, Jalan Karapitan Nomor 48 Bandung



Desain interior yang dihiasi warna merah dan putih cukup memanjakan mata sehingga mudah dikenali. Belakangan, tempat ini cukup hits didatangi anak-anak muda Bandung pecinta ayam. Namanya, Kandang Ayam.

Kandang Ayam mulai dibuka pada Februari 2015. Kafe ini memiliki dua cabang yaitu di Jalan Kebon Jati Nomor 141 dan Jalan Karapitan Nomor 48. Sesuai namanya, kafe yang ada di Jalan Karapitan diharapkan bisa memanjakan pecinta ayam.

Setelah menekuni daftar menu, kami memutuskan untuk memesan wings party yang berukuran besar. Menu ini berisi 20 potong chicken wings yang terbagi menjadi dua rasa. Menu ini juga dilengkapi dengan kentang goreng dan snack sebagai camilan.

”Sekarang kan porsi jumbo yang memungkinkan pemesannya untuk sharing sedang digemari, makanya menu ini ada. Kalau di rumah makan Sunda ada balakecrakan, di sini ada wings party,” ucap Operational Manager Kandang Ayam Ardy Widjaya.

Dua rasa chicken wings yang ditawarkan dalam menu ini adalah bumbu manis beraroma hickory dan bumbu pedas ala hot and original. ”Dua rasa ini dipilih agar memfasilitasi lidah orang yang ingin rasa beragam,” ujarnya.

Ardy mengatakan, ia sedang mengembangkan beberapa rasa baru, yang nantinya bisa dipilih pelanggan agar lebih beragam.

Di tempat ini, sayap ayam digoreng bersama tepung. Teksturnya agak basah karena setelah digoreng, dibalur dengan bumbu dan rempah. Pelanggan bisa memesan olahan sayap ayam ini sebagai camilan, atau disantap bersama nasi, kentang, dan pasta.

Hangat dan ”Juicy” sayap ayam di Wingstop, 23 Paskal Shopping Center, Paskal Hyper Square



Saat mendapati informasi mengenai restoran chicken wings terbesar di Amerika, Wingstop, membuka gerai di Bandung, pecinta kuliner sudah pasti bersorak. Sayap ayam adalah satu dari tiga bagian ayam yang dijagokan gerai ini. Yang menarik, ada sepuluh rasa berbeda yang ditawarkan ketika menyantapnya.

Uniknya lagi, konsumen bisa memilih tipe sayap ayam yang diinginkan. Ada crunchy wings (sayap ayam digoreng bersama tepung sehingga terasa crunchy di lidah) dan classic wings. Semua pesanan baru diolah ketika dipesan. Jadi, butuh waktu sekitar 15 menit hingga menu itu tersaji di hadapan. Dengan begitu, daging ayam terasa hangat dan ”juicy”.

Marketing Manager Wingstop Indonesia Erin Arifin mengatakan, setidaknya ada dua rasa yang menjadi favorit di seluruh wilayah. Kedua rasa itu adalah garlic parmesan dan louisiana rub. ”Kedua rasa ini disukai karena paling dekat dengan lidah Indonesia,” katanya.

Untuk menu garlic parmesan, sayap ayam digoreng kering. Cita rasa yang dimiliki adalah asin dan gurih dengan taburan keju parmesan sedangkan louisiana rub memiliki cita rasa asin, gurih, dan sedikit pedas. Rasa pedas ringan yang dimiliki, berasal dari bumbu cajun.

Bumbu cajun atau cajun spices adalah bumbu rempah yang khas dari Lousiana, Amerika. Untuk meraciknya, orang biasanya menggunakan rempah-rempah seperti thye, bawang putih, bawang bombay, paprika, merica, cayenne bubuk, dan garam. Di tempat ini, bumbu cajun tak hanya dibalur untuk ayam namun juga menjadi campuran dalam nasi cajun.

Untuk pecinta rasa pedas, red hot cajun bisa dicoba. Ada campuran cabe dan sensasi segar yang berasal dari tomat. Namun jika ingin pedas yang ekstrem, jangan lupa memesan atomic blast. Rasa pedasnya sungguh menyengat lidah.

Ketika menyantap atomic blast, ada juga cita rasa jahe yang menghangatkan tenggorokan. Anggap saja, campuran jahe ini ”mengistirahatkan” lidah sejenak. Selain itu, juga terasa sedikit rasa manis yang tercipta dari olive.

Nah, jika ingin mendapati aroma buah-buahan, ada lemon pepper dan mango habanero. Sesuai namanya, lemon pepper memiliki taburan lada hitam dengan cita rasa gurih dan asin. Di ujung rasa, juga didapati kesegaran lemon. Sementara mango habaneri berasal dari campuran jahe, cabe, dan saus asam manis. Tak lupa, ada aroma mangga yang tersemat di dalamnya.

Yang menjadi favorit ketika berkunjung yaitu summer spice. Sayap ayam yang renyah ditaburi campuran saus mayo yang pedas, diracik bersama lada hitam dan daun cilantro. Terdengar (dan terasa) eksotik, bukan?

Sensasi Berbeda di Wingz o Wingz, Jalan BKR Nomor 38, Bandung



Ketika melintasi ruas Jalan BKR, Kota Bandung, ada satu tempat kuliner yang terlihat selalu ramai dikunjungi orang. Di bagian depan, selalu terparkir puluhan kendaraan bermotor. Tempat itu menjagokan kuliner sayap ayam, bernama Wingz o Wingz.

Total, ada sebelas rasa atau bumbu yang dibaluri sayap ayam yang dimiliki Wingz o Wingz. Untuk pecinta rasa pedas, ada atomic, spicy mayo, pepper cheese, ozaki, dan regular and super hot.

Ada juga racikan bumbu blackpepper, hickory, cajun style, dan US crispy yang bisa dinikmati. Jika ingin sensasi yang agak berbeda, pengunjung bisa memilih chiz lava (sayap ayam goreng dengan baluran saus chiz lava yang gurih, berasal dari saus keju kental) atau honey lemon yang memiliki paduan rasa manis dan asam yang berasal dari madu dan lemon jus yang segar.

Bersama sayap ayam, disediakan kentang goreng (berbentuk spiral dan potato wedges) untuk disantap. Juga nasi pedas dan nasi putih, untuk pengunjung yang merasa lapar dan tak cukup menjadikan sayap ayam sebagai kudapan.***

Bagikan: