Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 28.4 ° C

Persaingan Bisnis Transportasi, Tiga Hal Ini Harus Dilakukan Organda

Novianti Nurulliah

BANDUNG,(PR).- Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa meminta Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat melakukan tiga hal untuk bisa bersaing pada bisnis tranportasi sekarang ini. Hal itu diungkapkan Iwa dalam silaturahmi Organda se Bandung Raya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin, 31 Juli 2017.

Dituturkan Iwa, Organda diminta meningkatkan pengetahuan mengenai usaha bisnis, dan apa maunya masyarakat untuk bisa dilayani pengusaha. Hal itu dengan didukung dua hal yaitu menguasai bahasa dan komputer. "Penguasaan digital sudah mutlak karena konsumennya berubah. Jadi harus dikuasai, kalau tidak, ya ditinggal oleh konsumen sendiri," ujar dia.

Yang kedua, lanjut Iwa, Organda harus membangun network dengan perbankan atau pihak lain, supaya bisa meningkatkan produk perusahaan. Pasalnya, dengan kondisi sekarang ini, di mana konsumen berubah dan jika penyedia jasa tidak punya network atau jaringan nanti usaha tidak visible lagi.

"Yang ketiga, bangun konsolidasi internal organisasi. Didukung informasi layanan dan tata kelola dan interpreneur atau jiwa wiraswastanya.  Ini yang jadi titik tekan, yang paling mendasar lakukan konsolidasi organisasi,"ucap dia.

Dikatakan Iwa, Organda melayani masyarakat. Jika selera masyarakat berubah, maka Organda pun harus berubah, karena Organda melayani masyarakat.

"Masyarakat ingin transportasi yang nyaman. Ini yang harus disadari. Kalau tidak, ya dilibas perubahan jaman. Sekarang sudah era digital,"kata dia.

Diakui Iwa, setelah memberikan suntikan motivasi kepada Organda, tamunya saat itu tersentak, alam bawah sadar mereka mulai terbuka untuk berubah, jangan sampai jangan jadi penonton. 

"Ini mendasar perbaikan tata kelola organisasi. Sebelum ngeluh perbaiki dulu konsolidasi dan pemetaan masalah perubahan keinginan sosial," kata dia.

Terdesak taksi online



Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat berkonsultasi dengan Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa di Gedung Sate, Senin, 31 Juli 2017. Salah satu bahasan dalam pertemuan tersebut yaitu kondisi mereka yang kian terdesak oleh kehadiran taksi online‎.

Penasihat Organda Jawa Barat, Dida Suprinda, mengatakan, bidang transportasi darat saat ini berubah drastis, terutama dengan kehadiran taksi dan ojek online. Dengan demikian, pihaknya meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperlakukan sama antara angkutan online dan konvensional. Pihaknya ingin adanya kondusifitas di Jawa Barat.

"Jangan sampai jenis angkutan satu mematikan angkutan lain," ucap dia.

Diakui dia, pihaknya menunggu kebijakan pemerintah terkait aturan taksi online yang harus mentaati aturan seperti adanya uji KIR dan lainnya layaknya angkutan umum lain. Jika aturan tersebut benar-benar diberlakukan, Organda pun akan mendorong angkutan umum dan taksi konvensional untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang.

Dia menambahkan, sebagai konsekuensinya, pihaknya akan menata kembali pelayanan, ketertiban, keamanan, dan keselamatan seperti yang diperlukan masyarakat. 

"Saat kami menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman, mohon pemerintah menjamin kesetaraan hukum dan perlakuan antara taksi online dengan lainnya," katanya.***

Bagikan: