Pikiran Rakyat
USD Jual 13.984,00 Beli 14.082,00 | Langit umumnya cerah, 21.1 ° C

Pangdam Siliwangi Berangkatkan Armada Mudik Gratis

Joko Pambudi
PANGDAM III/Siliwangi Mayjen TNI M. Herindra melepas keberangkatan armada bus mudik gratis Lebaran Tahun 2017 di depan Masjid Al Ikhlas Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Bandung, Jumat 23 Juni 2017.*
PANGDAM III/Siliwangi Mayjen TNI M. Herindra melepas keberangkatan armada bus mudik gratis Lebaran Tahun 2017 di depan Masjid Al Ikhlas Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Bandung, Jumat 23 Juni 2017.*

BANDUNG, (PR).- Dua hari menjelang Idulfitri, Kodam III/Siliwangi memberangkatkan sedikitnya 250 pemudik dengan menggunakan 3 bus ke kampung halaman masing-masing. Mereka dapat menikmati kesempatan ini secara cuma-cuma, tanpa dipungut biaya. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pemudik, sekaligus meminimalkan penggunaan kendaraan pribadi saat mudik.

"Mengingat tuntutan tugas yang sangat tinggi dan harga tiket mahal membuat anggota TNI, PNS, dan kelurganya tidak jadi mudik. Untuk menghadapi situasi tersebut, Kodam III/Siliwangi jauh-jauh hari sudah menyiapkan strategis guna menjaga kelancaran arus lalu lintas yang digunakan mudik. Salah satunya dengan menyelenggarakan mudik gratis," kata Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M. Herindra. Ia melepas keberangkatan armada bus mudik gratis Lebaran Tahun 2017 di depan Masjid Al Ikhlas Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Bandung, Jumat 23 Juni 2017.

Kendati demikian, dia menambahkan, mudik gratis ini tidak hanya berlaku bagi keluarga besar Kodam III/Siliwangi, baik prajurit, PNS, maupun keluarga. Masyarakat sekitar pun ada yang ikut dalam rombongan mudik gratis.

Lima rute mudik gratis



Mudik gratis tahun ini merupakan kerja sama Kodam III/Siliwangi yang dijalin dengan PT Sido Muncul. Sebanyak 5 bus yang disiapkan akan melintasi rute berbeda. Rute pertama adalah Bandung melalui Cirebon, Semarang, Lamongan, dan Surabaya. Rute kedua dari Bandung melalui Semarang, Salatiga, Solo, dan Surabaya. Rute terakhir dari Bandung melalui jalur Bandung lewat Purwokerto, Jogja, Solo, dan berakhir di Surabaya.

Dia meyakini, mudik merupakan rutinitas tahunan yang menjadi demikian penting bagi masyarakat. Para perantau yang bekerja di luar daerah kerap memanfaatkan kesempatan istimewa ini untuk pulang ke kampung halaman. Hanya saja, tidak sedikit dari mereka yang menghadapi kendala, mulai dari biaya hingga kendaraan. Maka layanan ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi.

"Dengan diadakannya mudik gratis ini dapat membantu meringankan beban Prajurit TNI, PNS dan keluarganya juga untuk memperkecil jumlah kendaraan yang melintasi jalur yang digunakan untuk mudik. Diharapkan juadapat mengurai kemacetan dan memperkecil penggunaan kenderaan pribadi maupun sepeda motor," katanya.***

Bagikan: