Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya cerah, 16.7 ° C

Eratkan Silaturahim, Jabar dan NTB Bertukar Ilmu Ekonomi dan Pemerintahan

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menerima kunjungan silaturahim Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi di Gedung Sate Bandung, Senin, 5 Juni 2017.*
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menerima kunjungan silaturahim Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi di Gedung Sate Bandung, Senin, 5 Juni 2017.*

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher menerima langsung kunjungan silaturahim Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Muhammad Zainul Majdi di Gedung Sate Bandung, Senin 5 Juni 2017 sore. Pada pertemuan ini, kedua daerah ingin mengintensifkan kerja sama terutama di bidang ekonomi, pariwisata dan pemerintahan. 

Gubernur Ahmad Heryawan mengapresiasi capaian NTB yang menduduki posisi pertama provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia. Menurut Aher, salah satu pendongkrak ekonomi NTB ialah keunikan pariwisata syariahnya atau moeslems friendly tourism. Aher menyebutkan saat ini, Jawa Barat pun tengah membangun satu masjid besar, serta memperbanyak pembangunan masjid di berbagai wilayah.

"Luar biasa NTB pertumbuhan ekonominya lebih tinggi dari Jabar. Jabar tahun 2016 pertumbuhan ekonominya paling tinggi dari provinsi-provinsi se-Jawa. Ternyata alhamdulillah NTB lebih tinggi lagi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa," kata Aher.

Menurut Aher, ada perkembangan yang sangat menarik dan unik tentang pariwisata syariah atau moeslems friendly tourism. "Tandanya bisa kelihatan, kalau masuk kawasan kota ada masjid besar dulu sebelum kita bertemu pariwisata. Insya Allah kita (Jabar) juga sedang membangun masjid besar, di berbagai tempat juga kita membangun masjid," katanya.

Belajar dari Jawa Barat



Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Muhammad Zainul Majdi menilai Jawa Barat sebagai provinsi yang kondusif meski jumlah penduduknya tertinggi se-Indonesia. Ditemui usai silaturahim, Zainul mengungkapkan rasa kagumnya pada kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Dia juga mengatakan ingin belajar bagaimana mengelola pemerintahan.

"Kita di NTB ingin juga bisa belajar terus dari Jawa Barat mengelola provinsi yang kondusif, aman, dan nyaman untuk semua," ungkap Gubernur NTB yang akrab disapa Tuan Guru Bajang.

Dia mengatakan, Jabar merupakan provinsi dengan penduduk hampir 10 kali lipat dibanding NTB. "Kalau jumlah penduduk itu bisa dianalogikan dengan kompleksitas masalah, bisa jadi 10 kali lipat lebih kompleks sisi masalahnya. Tapi berhasil dikelola dengan baik oleh beliau (Aher)," katanya menyanjung Aher.

Selain itu, Zainul juga ingin mencontoh bagaimana perkembangan industri kreatif yang diterapkan di Jawa Barat. Menurut dia, sebagai penunjang sektor pariwisata, industri kreatif memegang peranan penting. Jabar sebagai pusat kreativitas Indonesia selain Yogyakarta, cocok untuk dijadikan role model.

"Salah satu yang harus terus menyangga (sektor pariwisata) itu kan industri kreatif, dan itu membutuhkan kreativitas anak-anak muda kita dan KUMKM kita. Dari Jabar kita banyak belajar," ujar Gubernur yang memimpin NTB selama dua periode tersebut.

Kerja sama



Disinggung terkait kerja sama, dengan kompak keduanya menegaskan bahwa antara kedua provinsi telah terjalin berbagai kerjasama sejak lama.

"Kita tergabung di MPU juga sudah lama," tegas M. Zainul.

"Salah satu pemasok daging khususnya untuk di musim-musim Iduladha juga dari NTB. Jangan heran kalau banyak sapi NTB tinggal di Jabar," timpal Aher.***

Bagikan: