Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 22 ° C

Pasokan Air PDAM Tirta Raharja Akan Terganggu

Ecep Sukirman

SOREANG, (PR).-Pasokan air untuk pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung akan sedikit terganggu, Senin 22 Mei 2017. Gangguan ini menyusul adanya upaya pemeliharaan turbin pembangkit listrik yang dilakukan PT Indonesia Power di wilayah Pangalengan Kabupaten Bandung. Terganggunya pasokan air PDAM itu, disebabkan sumber pasokan air baku PDAM berasal dari Situ Cileunca yang dikelola PT Indonesia Power.

“Meskipun ada pemeliharaan turbin yang dilakukan PT Indonesia Power, kami tetap berupaya maksimal untuk melayani kebutuhan air bersih bagi para pelanggan PDAM Tirta Raharja. Dari informasi, hari ini (Senin, 22 Mei 2017), dilakukan pengurasan turbin oleh PT Indonesia Power, kata Kabag Humas dan Hukum PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung Dadang Supriyadi saat dikonfirmasi.

Penyaluran air bersih untuk pelanggan PDAM Tirta Raharja ini, kata Dadang, tidak akan berhenti total. Namun, ada pengurangan kapasitas dari biasanya karena efek pemeliharaan turbin yang dilakukan PT Indonesia Power itu.

Dadang menjelaskan, PT Indonesia Power berencana melakukan pemeliharaan turbin di dua pembangkit listrik tenaga air. Dua PLTA itu di PLTA Lamajan dan Cikalong. Pihaknya pun mengimbau para pelanggan PDAM Tirta Raharja untuk tetap tenang sebab pasokan air bersih tetap akan mengalir.

Antisipasi tak ada air



Dia pun mengimbau pelanggan PDAM untuk menampung air untuk mengantipasi kejadian di luar perkiraan. Sebab, dia pun mengaku belum mengetahui secara rinci mengenai waktu pelaksanaan rencana pemeliharaan turbin yang dilakukan PT Indonesia Power di dua PLTA tersebut.

“Saya hanya mendapat pemberitahuan dari PT Indonesia Power bahwa akan dilakukan pemeliharaan rutin turbin listrik. Mengenai kapan waktu pemeliharaannya, saya sendiri kurang begitu hafal. Namun alangkah baiknya jika para pelanggan juga menyikapi rencana pemeliharaan turbin ini dengan menampung air ke tangki penampungan air. Untuk jaga-jaga jika distribusi air terganggu seaktu-waktu,” ucap dia.

Dadang menegaskan PDAM akan segera mengantisipasi jika air tidak ada dari Situ Cileunca. Kondisi ini sebagai kemungkinan terburuk dari efek pemeliharaan turbin. Jika tidak adanya air dari Situ Cileunca yang masuk ke bak penampungan PDAM, Dadang memastikan akan mengoptimalisasi pasokan air dari beberapa aliran sungai. Hal ini agar pelayanan distribusi air bersih tetap berjalan.

Setidaknya, kata Dadang, jumlah pasokan air bersih yang diambil dari aliran sungai itu mampu menghasilkan kapasitas air bersih sebanyak 80 liter hingga 100 liter. Dengan jumlah tersebut, pelayanan air bersih untuk 21.000 pelanggan PDAM terjaga. Pelanggan PDAM ini tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Kapasitas produksi kami 200 liter per hari. Hingga saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Raharja tersebar di Kecamatan Pameungpeuk, Banjaran, Cangkuang, Soreang, dan Katapang. Meskipun nantinya tidak ada air yang masuk ke bak penampungan PDAM Tirta Raharja, kami akan mengoptimalisasi pasokan air dari sungai. Ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan,” kata dia.***

Bagikan: