Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Umumnya cerah, 23.8 ° C

Pasokan Daging di Bandung Barat Aman Tiga Bulan ke Depan

Cecep Wijaya Sari

NGAMPRAH, (PR).- Menjelang ramadan, permintaan daging sapi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kerap mengalami peningkatan. Meski demikian, Dinas Perikanan dan Peternakan setempat memastikan pasokan daging mencukupi bahkan hingga tiga bulan ke depan.

“Biasanya 2-3 hari menjelang puasa, permintaan daging sapi mulai meningkat dari biasanya. Puncaknya, nanti menjelang Lebaran,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kab. Bandung Barat Undang Husni Tamrin di Ngamprah, Selasa 9 Mei 2017.

Undang menuturkan, peningkatan permintaan daging sapi terlihat dari peningkatan pemotongan sapi di rumah pemotongan hewan (RPH). Pada hari biasa, ada 10-20 sapi yang dipotong di RPH. Pada awal puasa, jumlahnya meningkat dua kali lipat, sedangkan menjelang lebaran bisa meningkat hingga 5 kali lipat lebih.

Undang memastikan, persediaan daging sapi di Kab. Bandung Barat selama tiga bulan mencapai 940.000 kg, sedangkan ayam 6 juta kg lebih. Sementara, kebutuhan daging ayam dan sapi per triwulan hanya 3,3 ton atau 36.838 kg per hari.

"Jadi, persediaan masih banyak walaupun kebutuhan meningkat menjelang, selama ramadan, idulfitri, dan juga menjelang iduladha nanti," katanya.

Pengawasan



Untuk memastikan daging yang diedarkan kepada masyarakat aman dikonsumsi, lanjut Undang, pihaknya juga intensif melakukan pengawasan di tempat pemotongan hewan. Sebelum disembelih, kata Undang, hewan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu. Bahkan setelah pemotongan pun, daging sapi diuji kelayakannya untuk dikonsumsi.

Selain itu, Undang mengungkapkan, pihaknya mengantisipasi beredarnya daging oplosan menjelang dan selama Ramadan. Caranya, mengecek sampel daging secara berkala dari pasar-pasar tradisional. Sementara untuk menyosialisasikan kepada masyarakat, pihaknya berkoordinasi dengan para tokoh agama dan ketua DKM setempat.

“Tujuannya, agar masyarakat mengetahui ciri-ciri daging yang aman, sehat, utuh, dan halal konsumsi itu seperti apa,” ujarnya.

Soal harga daging, kata Undang, sudah diatur dalam Surat Keputusan dari Menteri Perdagangan. Aturannya, harga sapi segar maksimal Rp 105.000/kg, sapi beku Rp 80.000/kg, dan daging kerbau Rp 65.000/kg. Undang pastikan akan mengecek ke tempat penjualan daging di beberapa pasar tradisional berkoordinasi dengan Satuan Petugas Pangan Kab. Bandung Barat.

“Nanti Satgas Pangan akan dibentuk dan kami akan pantau harga-harga daging agar tidak sampai melebihi batas maksimal seperti yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya. 

Bagikan: