Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya cerah, 27 ° C

Ridwan Kamil Merebut Kamera Wartawan Saat Liputan, Ini Hasil Jepretannya

Gita Pratiwi A
PARA wartawan foto sedang meliput kunjungan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pasar Kosambi, Jumat, 5 Mei 2017. Salah seorang wartawan Ade Bayu Indra (paling kanan bawah) tidak ikut memotret karena kameranya direbut Ridwan Kamil.*
PARA wartawan foto sedang meliput kunjungan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pasar Kosambi, Jumat, 5 Mei 2017. Salah seorang wartawan Ade Bayu Indra (paling kanan bawah) tidak ikut memotret karena kameranya direbut Ridwan Kamil.*

BANDUNG, (PR).- Ada-ada saja tingkah Wali Kota Ridwan Kamil yang juga dikenal bersifat humoris. Kali ini Ridwan Kamil merebut kamera dari seorang wartawan foto Pikiran Rakyat Ade Bayu Indra saat sedang liputan. Wali kota pun menggunakan kamera itu untuk memotret jongko daging bersama wartawan lainnya. Mau tahu cerita di balik hasil jepretannya ini?

Ade dan puluhan wartawan lainnya sedang meliput kegiatan Ridwan Kamil dan Mendag di Pasar Kosambi Kota Bandung, Jumat, 5 Mei 2017. Ridwan Kamil dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memantau sejumlah harga kebutuhan pokok di sana.

Saat tiba di kios penjual daging, Ridwan Kamil pun merebut kamera Ade, lalu bergurau kepadanya.

“Dieukeun kamerana, didinya mah pantes jiga tukang daging,” ujar Ridwan Kamil kepada Ade yang sedang jongkok. Arti kalimat berbahasa Sunda itu, 'sini kameranya, kamu mirip tukang daging'. Kisah itu dituliskan Ade Bayu di akun media sosialnya.

Kocaknya postingan Ade Bayu pun menuai respons tawa yang banyak dari teman-temannya di Path.

Menteri bersama Ridwan Kamil sempat berkeliling dan menyambangi ke sejumlah kios di Pasar Kosambi seperti kios beras, daging sapi, daging ayam, dan telur. Bahkan ia berbincang dengan sejumlah pedagang di pasar.

Dari hasil pemantauan, Mendag mengatakan beberapa komoditas seperti stok bawang merah, telur dan daging ayam dalam kondisi aman. Tetapi khusus untuk telur dan daging ayam meski stok melimpah, terjadi kenaikan harga namun masih dalam kondisi wajar.

"Memang kalau telur ayam dan daging ayam ada kenaikan, biarkan saja dulu karena suplainya begitu banyak. Peternak dan petelur itu rugi. Saya menerima pengusaha petelur ini mereka menyatakan keberatan dan rugi besar," kata Mendag seperti dilansir Kantor Beita Antara.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, harga daging ayam saat ini berada pada kisaran Rp 33 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp 30 ribu per kilogram. Harga telur saat ini menyentuh Rp 16 ribu per kilogram.

"Biarkan sedikit merangkak toh tidak akan terlalu tinggi karena jumlah suplainya banyak sekali," kata dia.

Tim khusus



Sementara itu Ridwan Kamil berharap menjelang Ramadan hingga Lebaran ini tidak ada pergerakan harga kebutuhan pokok yang terlalu signifikan.

"Mudah mudahan menjelang bulan puasa sampai lebaran tidak ada eskalasi yang berlebihan terkait harga sembako," kata dia.

Emil sapaan akrabnya menuturkan, untuk memantau harga kebutuhan pokok, pihaknya menerjunkan tim dari PD Pasar untuk melakukan pemantauan harga rutin setiap hari.

"Pokoknya setiap ada macem-macem kami akan langsung melakukan koordinasi, ujung ujungnya operasi pasar dengan Bulog supaya harga bisa stabil," kata dia.***

 

Bagikan: