Pikiran Rakyat
USD Jual 14.449,00 Beli 14.351,00 | Umumnya berawan, 24.6 ° C

#KlipingPR Bandung Akan Punya Lima Jembatan Layang

Catur Ratna Wulandari
ANTREAN kendaraan terjebak macet, saat akan turun dari jembatan Pasupati, Kota Bandung, minggu (9/8/2015). Kemacetan kerap terjadi saat volume kendaraan yang melintasi jembatan tersebut meningkat.*
ANTREAN kendaraan terjebak macet, saat akan turun dari jembatan Pasupati, Kota Bandung, minggu (9/8/2015). Kemacetan kerap terjadi saat volume kendaraan yang melintasi jembatan tersebut meningkat.*

22 April 1996. Pada 1996 Kota Bandung direncanakan mempunyai lima jembatan layang. Jembatan-jembatan tersebut akan melingkar dan mengelilingi sebagian besar Kota Bandung.

Jembatan itu akan dibangun di sebelah utara berada di Jalan Suci dan sebelah selatan berada di atas Jalan Soekarno-Hatta. Menurut Pemerintah Kodya Bandung kala itu, jembatan itu merupakan kebutuhan yang mendesak.

"Proyek ini sudah disetujui oleh pusat dan tinggal menunggu realisasinya. Bahkan untuk beberapa jembatan layang harus sudah dirintis mulai sekarang," kata Kepala Bappeda Kodya Bandung Aam Hambali saat diwawancara oleh Pikiran Rakyat pada Senin, 22 April 1996.

Jembatan layang yang segera dibangun itu meliputi Jalan Pasteur sampai Jalan Aria Jipang, Jalan Pasirkaliki sampai ke Jalan Kopo, lalu dari utara dari Jalan Suci ke Kiaracondong sampai Jalan Buahbatu (gerbang tol), Jalan Rumah Sakit (Gedebage) sampai tol, dan Jalan Kopo sampai dengan lingkar Cibiru.

Semua jalan itu direncanakan menyambung. Bahkan ada permintaan dari Pemkab Bandung untuk meneruskannya hingga ke Soreang.

Dari semua rencana proyek itu, jembatan layang dari Jalan Suci hingga Cibiru menjadi prioritas. Rencanya mulai Oktober 1996 pembangunannya harus dirintis.

Prioritas keduanya, jalan layang Pasteur. Pada saat  itu sudah dilakukan pendataan oleh pemerintah untuk pemberian ganti rugi.

Saat itu, direncanakan pembangunan jemabatan-jembatan itu selesai pada 2005. Menurut pemerintah, pembangunan itu sebagai solusi atas lalu lintas Kota Bandung yang semakin padat.

Lebih dari 20 tahun berselang, rencana pembangunan jembatan itu belum terwujud seluruhnya. Baru jembatan layang Pasupati (Pasteur-Surapati) yang berhasil diselesaikan pada 2005. 

Sementara rencana membuat jembatan layang sampai ke lingkar Cibiru, juga ke arah timur melalui Jalan Rumah Sakit belum terealisasi hingga saat ini. Namun Kota Bandung justru memiliki jembatan layang di Jalan Jakarta atau yang biasa disebut fly over Antapani.

Sementara prediksi lonjakan kepadatan lalu lintas tidak meleset. Kemacetan menjadi salah satu persoalan utama Kota Bandung. Utamanya pada akhir pekan dan libur panjang.***

Bagikan: