Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sebagian cerah, 28.2 ° C

Jumlah Kloter Haji Jabar Melonjak Drastis

Sarnapi
CALON haji mengurus konversi tabungan dari konvensional untuk pelunasan biaya ibadah haji di Bank BRI Syariah Cabang Soreang, Jalan Raya Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin 10 April 2017. Pelunasan biaya ibadah haji di bank yang telah ditunjuk berlangsung hingga 5 Mei 2017 mendatang. Jumlah calon haji yang dilayani di bank tersebut sebanyak 21 orang.*
CALON haji mengurus konversi tabungan dari konvensional untuk pelunasan biaya ibadah haji di Bank BRI Syariah Cabang Soreang, Jalan Raya Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin 10 April 2017. Pelunasan biaya ibadah haji di bank yang telah ditunjuk berlangsung hingga 5 Mei 2017 mendatang. Jumlah calon haji yang dilayani di bank tersebut sebanyak 21 orang.*
BANDUNG,(PR).- Jumlah kelompok terbang (kloter) jemaah haji Jawa Barat naik drastis dari 67 kloter tahun lalu, menjadi 96 kloter. Hal itu disebabkan jumlah jemaah haji per kloter dikurangi dari 445 orang menjadi
404 orang akibat perubahan jenis pesawat dengan pesawat terbaru sehingga kapasitas angkutnya berkurang.

"Konsekuensi kenaikan jumlah kloter adalah penambahan jumlah petugas haji di tiap kloter. Termasuk penambahan Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) dari 67 orang menjadi 96 orang," kata Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jabar, Ajam Mustajam, di ruang kerjanya, Rabu, 19 April 2017.

Lebih jauh Ajam menyatakan, dalam satu kloter terdiri atas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) atau ketua kloter dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang masing-masing seorang. "Petugas lainnya seorang dokter dan dua paramedis. Jumlah petugas kloter juga bertambah banyak menjadi 480 orang sehingga menjadi berkah bagi Muslimin Jawa Barat," katanya.

Jumlah jemaah calon haji Jawa Barat pada tahun ini sebanyak 38.593 orang setelah kuota haji kembali normal dan ditambah sebanyak 1.227 orang.
"Penambahan jumlah kloter juga disebabkan adanya kebijakan pemerintah Indonesia yang meminta maskapai penerbangan yang memberangkatkan jemaah haji agar mengganti pesawatnya dengan pesawat yang lebih baru usianya. Karena pesawat baru sehingga kapasitasnya berkurang dari 445 jemaah menjadi 405 jemaah," ucapnya.***
Bagikan: