Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.3 ° C

Tiap Kecamatan di Kabupaten Bandung Dapat Jatah Rp 10 Miliar

Sarnapi
SOREANG, (PR).- Pemkab Bandung mulai mengalirkan dana pembangunan untuk tiap kecamatan sebesar Rp 338 miliar pada tahun 2018 atau rata-rata Rp 10 miliar per kecamatan. Dana bertajuk "pagu indikatif kecamatan" bisa dimanfaatkan untuk kepentingan warga kecamatan maupun desa-desa yang belum masuk dalam anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) maupun anggaran desa.

"Kalau anggaran dari Pemkab Bandung yang dilaksanakan OPD-OPD bersifat top down. Demikian pula dana desa juga top down dari pemerintah pusat ke desa-desa," kata Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Bandung, Ernawan, di Kompleks Pemkab Bandung, Kamis 9 Februari 2017.

Sedangkan dana pagu indikatif kecamatan bersifat bottom-up yakni dari bawah ke pusat. "Untuk alokasi dana pagu indikatif harus dimusyawarahkan dulu di kecamatan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Alokasi dana ini untuk 14 sektor di kecamatan mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, tenaga kerja, pekerjaan umum, dan lain-lain," ucapnya.

Proyek yang dibiayai dari pagu indikatif tidak boleh bersinggungan dengan anggaran OPD maupun dana desa. "Proyek yang akan dibiayai pagu indikatif kecamatan harus ada foto kondisi awal. Misalnya, dana untuk perbaikan jalan harus ada bukti kalau jalan itu benar-benar rusak," ucapnya.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Yanto Setianto, menyambut baik adanya alokasi pagu indikatif tiap kecamatan yang besarannya disesuaikan dengan luas wilayah, jumlah penduduk, maupun jumlah penduduk miskin. "Jadi tiap kecamatan akan berbeda jumlah dananya sebab disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dana pagu indikatif terbesar untuk Kecamatan Pangalengan sebesar Rp 18,1 miliar dan Kecamatan Pasirjambu Rp 16,8 miliar, sedangkan dana terkecil untuk Kecamatan Cangkuang Rp 6,6 miliar," tuturnya.

Pengalokasian dana harus dari Musrenbang kecamatan dari Senin-Kamis (6-9 Februarri 2017) di masing-masing kecamatan. "Musrenbang tahun 2017 ini untuk alokasi dana pagu indikatif untuk tahun 2018. Usulan-usulan kebutuhan desa maupun kecamatan yang belum dibiayai dana desa maupun dana OPD Pemkab Bandung bisa masuk dalam pagu indikatif kecamatan," ujarnya.***
Bagikan: