Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Sebagian berawan, 20.3 ° C

Hari Ibu, Ridwan Kamil Raih Penghargaan "He For She"

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendapatkan penghargaan pin "He For She" (Kesetaraan Gender) tahun 2016 dari Presiden RI Presiden Joko Widodo, saat puncak peringatan hari ibu di kawasan pusat pemerintahan provinsi Banten, Kota Serang, Senin 22 Desember 2016. Penghargaan tersebut juga diberikan kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.*
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendapatkan penghargaan pin "He For She" (Kesetaraan Gender) tahun 2016 dari Presiden RI Presiden Joko Widodo, saat puncak peringatan hari ibu di kawasan pusat pemerintahan provinsi Banten, Kota Serang, Senin 22 Desember 2016. Penghargaan tersebut juga diberikan kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.*

SERANG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendapatkan penghargaan 'He For She' 2016. Penghargaan tersebut diberikan karena ia dinilai sebagai sosok yang ikut memperjuangkan kesetaraan gender bagi perempuan.

Penghargaan diberikan langsung Presiden RI Joko Widodo, dengan penyematan pin 'He For She' saat acara puncak peringatan hari ibu di kawasan pusat pemerintahan provinsi Banten, Kota Serang, Rabu 22 Desember 2016. Selain Ridwan Kamil, terdapat dua sosok lainnya yang mendapatkan pin penghargaan tersebut yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Berdasarkan rilis yang diterima "PR", pemberikan pin tersebut juga sekaligus menandai kampanye pelibatan laki-laki dalam aksi solidaritas untuk perempuan yang diinisiasi oleh UN for Women. Adapun 'He For She' merupakan kampanye upaya memperluas komitmen laki-laki yang memberikan rasa aman dan nyaman kepada perempuan untuk memperoleh akses kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

Bandung sebelumnya terpilih menjadi kota penyelenggara program three ends oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak beberapa waktu yang lalu. Program tersebut berisi kampanye untuk mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia, serta mengakhiri kesenjangan akses ekonomi untuk perempuan.

Presiden Jokowi yang didampingi istrinya Iriana Joko Widodo mengatakan perempuan di Indonesia punya peran dan andil besar bagi pembangunan Indonesia. Hal itulah menurut dia yang menjadi salah satu alasannya menunjuk perempuan untuk mengisi sembilan kursi menteri dalam kabinet kerjanya. 

"Saya memilih perempuan karena lebih jeli dan teliti dalam melihat berbagai persoalan. Perempuan tahan uji, dan tidak pernah mengeluh," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, peran penting perempuan dan ibu Indonesia adalah bagaimana menyiapkan anak-anaknya menjadi generasi bangsa agar lebih hebat.***

Bagikan: