Pikiran Rakyat
USD Jual 14.310,00 Beli 14.212,00 | Cerah berawan, 28 ° C

Jelang Natal dan Tahun Baru, Armada Terminal Cicaheum Diperiksa

Retno Heriyanto
PETUGAS gabungan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung,memeriksa roda bus di Terminal Bus Cicaheum jalan A.H. Nasution Bandung pada operasi gabungan Ramp Check, Senin 19 Desember 2016 dalam rangka menyambut libur panjang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.***
PETUGAS gabungan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung,memeriksa roda bus di Terminal Bus Cicaheum jalan A.H. Nasution Bandung pada operasi gabungan Ramp Check, Senin 19 Desember 2016 dalam rangka menyambut libur panjang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.***
BANDUNG,(PR).- Hari pertama operasi gabungan Ramp Check di Terminal Bus Cicaheum Bandung 58 unit armada diperiksa, 5 dipulangkan dan 4 di tilang. Pemeriksaan kelaikan armada dilakukan menjelang pelayanan angkutan libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Kepala Terminal Bus Cicaheum Bandung, Abdul Haris mengatakan bahwa Ramp Chek atau pemeriksaan keseluruhan armada angkutan libur Natal 2015 dan Tahun Baru 2017 dilakukan atas Instruksi Direktorat Jenderal Angkutan Datar.

“Hari ini (Senin, 19 Desember 2016) merupakan hari pertama Ramp Check yang dilakukan gabungan petugas dari Dirjen Hubdar, Dishub Jabar dan Dishub Kota Bandung,” ujar Haris, disela-sela jalannya operasi yang digelar sejak Senin 19 Desember 2016 pagi hingga petang, disaat kedatangan dan kepergian armada di Terminal Bus Cicaheum Bandung.

Dikatakan Haris, untuk hari pertama operasi gabungan memeriksa 58 unit armada yang masuk ke Terminal Bus Cicaheum Bandung. Dari 58 unit yang diperiksa, 5 unit dipulangkan atau tidak diperbolehkan masuk terminal karena alasan tidak laik jalan dan 4 unit ditilang karena ketidaklengkapan surat-surat.

Ditambahkan Haris, menjelang pelayanan angkutan libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, sedikitnya 30 armada tidak masuk terminal karena dalam perawatan rutin atau service.

“Untuk memberikan pelayanan yang prima, seperti biasa satu pekan sebelum pelaksanaan pelayanan angkutan libur hari besar atau libur panjang kami selalu memberikan himbauan dan bahkan mengeluarkan instruksi agar pengusaha moda angkutan dan awak angkutan untuk melakukan perbaikan,” ujar Haris.

Terhadap operasi ramp chek gabungan, Haris mengharapkan dukungan tidak hanya dari pengusaha moda angkutan dan awak angkutan, tetapi juga dari masyarakat pengguna jasa angkutan. Kepada pengusaha dan awak angkutan dihimbau untuk tidak mengoperasikan kendaraan yang tidak laik jalan, sedangkan kepada masyarakat dihimbau untuk naik armada yang sudah ditempeli stiker atau tanda laik jalan.***
Bagikan: