Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

Modus Razia Narkoba, Dua Polisi Gadungan di Cimahi Ditangkap

Ririn Nur Febriani
KEPALA Satreskrim Polres Cimahi Reza Arifian menanyai pelaku pencurian dengan kekerasan mengaku sebagai polisi yang sedang melakukan razia narkoba, di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi, Senin (28/11/2016).*
KEPALA Satreskrim Polres Cimahi Reza Arifian menanyai pelaku pencurian dengan kekerasan mengaku sebagai polisi yang sedang melakukan razia narkoba, di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi, Senin (28/11/2016).*
CIMAHI, (PR).- Jajaran Satreskrim Polres Cimahi berhasil membekuk dua pelaku pencurian dengan kekerasan dengan modus menggelar razia narkoba. Saat beraksi mereka mengaku sebagai anggota kepolisian serta tak segan melukai para korban.

Kasatreskrim Polres Cimahi Reza Arifian mengatakan, pihaknya mendapat sejumlah laporan dari masyarakat yang mengalami tindak pencurian dengan kekerasan. "Kejadian muncul sejak September hingga menimbulkan keresahan karena warga mengalami pengambilan barang secara paksa. Kita lakukan pendalaman, ada petunjuk mengarah ke para pelaku sehingga berhasil kita tangkap," ujarnya, saat ekspos di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi, Senin 28 November 2016.

Pelaku berinisial RA (30) dan AR (27), mereka melakukan aksinya di sekitar daerah Baros, Cibabat, hingga Cililin terutama pada malam hari dengan memilih lokasi yang sepi. Modus operandi para pelaku yaitu mendatangi kediaman korban dengan dalih sedang menggelar razia narkoba. Mereka mengaku sebagai anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar, membawa surat perintah penyitaan palsu dan senjata mainan.

"Pelaku masuk ke kediaman korban melakukan penggeledahan, lalu menuduh korban sebagai pengedar. Kalau korban melawan, mereka todongkan senapan mainan, korban ditekuk bagian tangan dengan lakban sebagai pengganti borgol. Ada juga melukai korban, setelah itu mereka ambil barang-barang korban, ada juga sejumlah uang," ujarnya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan diantaranya surat perintah penyitaan narkoba dari Polda Jabar, senjata mainan, lakban, sepeda motor, tas, telefon seluler, kaos, serta helm.

Dua orang lain masih dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang. Terhadap para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.***
Bagikan: